Tak Sesuai Spek, Seluruh SPBU Swasta Tolak Beli BBM dari Pertamina

Rabu, 01 Oktober 2025 - 20:46 WIB
loading...
Tak Sesuai Spek, Seluruh...
Seluruh operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta menolak pembelian BBM dasar atau base fuel dari Pertamina. FOTO/Pertamina/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Seluruh operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta menolak pembelian BBM dasar atau base fuel dari Pertamina. Penolakan tersebut dipicu kandungan bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi mereka.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, mengungkapkan telah melakukan negosiasi dengan sejumlah operator SPBU swasta, antara lain PT Aneka Petroindo Raya (APR), PT Vivo Energy Indonesia, PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, PT AKR Corporindo, dan PT Shell Indonesia.

Baca Juga: Vivo Batal Beli 40.000 Barel BBM dari Pertamina, Gara-gara Tercampur Etanol 3,5%

Awalnya, dua perusahaan yakni Vivo dan APR menyatakan kesediaannya membeli BBM dari Pertamina sebanyak 40.000 barel pada September lalu. Namun, kesepakatan tersebut batal setelah kedua perusahaan melakukan evaluasi internal.

"Vivo yang sebelumnya sudah setuju membeli 40.000 barel, kemudian membatalkan. APR pun demikian. Akhirnya tidak ada satu pun SPBU swasta yang melanjutkan pembelian," ujar Achmad dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Gedung DPR, Rabu (1/10).

Sementara, PT Shell Indonesia tidak mendapat persetujuan dari mekanisme birokrasi internal perusahaan sehingga memutuskan mundur dari proses negosiasi. Penolakan serupa juga ditempuh operator lain dengan alasan teknis yang nyaris sama.

Baca Juga: Bahlil Sebut SPBU Swasta Setuju Beli BBM dari Pertamina, Speknya Sama?

Achmad mengatakan sebagian besar keberatan dari operator SPBU swasta terkait kandungan etanol dalam base fuel. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya campuran etanol sebesar 3,5%. Padahal, meski masih dalam ambang batas yang diizinkan pemerintah, kandungan tersebut dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan spesifikasi teknis masing-masing operator SPBU swasta.

Dia mengklaim tercampurnya etanol tersebut disebabkan oleh faktor teknis pada kapal kargo pengangkut, yakni MT Sakura. "Ini kondisi yang membuat operator swasta memutuskan tidak melanjutkan pembelian. Kandungan etanol memang masih dalam batas aman, tetapi tidak memenuhi standar yang mereka tetapkan," jelasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Rekomendasi
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Berita Terkini
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Infografis
Tolak Beli TikTok, Elon...
Tolak Beli TikTok, Elon Musk Justru Tertarik Memiliki OpenAI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved