Greenhope Perluas Pasar Ekspor lewat Rangkaian Event Internasional

Sabtu, 04 Oktober 2025 - 17:46 WIB
loading...
Greenhope Perluas Pasar...
CEO Greenhope Tommy Tjiptadjaja dalam World Expo 2025 Osaka pada 15–21 September 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Perusahaan teknologi bioplastik asal Indonesia, Greenhope, terus memperluas kiprahnya di pasar global melalui partisipasi aktif dalam berbagai ajang internasional sepanjang 2025. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkenalkan solusi plastik ramah lingkungan yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap negara.

CEO Greenhope, Tommy Tjiptadjaja, menyatakan bahwa perusahaan tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga mengambil peran strategis sebagai pembicara, juri, dan exhibitor dalam sejumlah forum global.

"Teknologi bioplastik yang kami kembangkan tidak bersifat satu untuk semua. Greenhope selalu menyesuaikan solusi dengan konteks masalah sampah, regulasi, dan infrastruktur tiap negara," ujar dia melalui keterangan tertulis, Sabtu (4/10).

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Masalah Sampah Tuntas 100% pada 2029

Pada Mei 2025, Greenhope tampil sebagai panelis dan exhibitor dalam SusHi Tech Tokyo 2025 yang mempertemukan startup, investor, serta pemerintah di Tokyo Big Sight, Jepang. Dalam forum tersebut, perusahaan menyoroti peran teknologi bioplastik dalam menjawab tantangan sampah perkotaan sekaligus membuka peluang kolaborasi riset dengan mitra Jepang.

Kiprah internasional berlanjut pada Agustus 2025, ketika Tommy didapuk sebagai juri di One ASEAN Startup Award 2025 Pre-Event, bagian dari Techsauce Global Summit 2025 di Bangkok. Kegiatan yang digelar oleh ERIA, JETRO, dan Depa Thailand itu juga dimanfaatkan Greenhope untuk menjajaki kerja sama ekspor produk bioplastik dengan pelaku usaha lokal.

Puncak rangkaian kegiatan internasional Greenhope akan berlangsung pada World Expo 2025 Osaka pada 15–21 September 2025. Di ajang tersebut, Greenhope menjadi exhibitor di Indonesia Pavilion, tampil sebagai pembicara di Blue Ocean Dome, serta melakukan presentasi di Osaka Springboard. Sekitar 56 produk ramah lingkungan akan ditampilkan, mulai dari bioplastik, biodegradable additive, hingga berbagai bentuk kemasan yang telah digunakan merek ternama.

Tommy menegaskan setiap keikutsertaan Greenhope di luar negeri membawa misi ganda memperluas pasar ekspor dan memperkenalkan inovasi bioplastik yang relevan dengan kebutuhan lokal. "Kami ingin menunjukkan bahwa solusi dari Indonesia bisa diterapkan secara global tanpa mengabaikan konteks dan tantangan tiap negara," kata dia.

Baca Juga: Indonesia Berkomitmen Atasi Polusi Plastik

Greenhope dikenal sebagai perusahaan teknologi ramah lingkungan yang mengusung konsep "Return to Earth", yaitu penggunaan bahan biodegradable dan bio-based untuk mengurangi polusi plastik. Produk unggulannya meliputi Ecoplas, Naturloop, dan Oxium, yang telah dipatenkan di berbagai negara.

Ecoplas merupakan bioplastik berbahan dasar tepung singkong binaan petani lokal dan digunakan sebagai lapisan penutup ramah lingkungan di tempat pembuangan akhir (TPA). Produk ini lebih aman, ekonomis, dan dapat memperpanjang umur TPA sekaligus mengurangi emisi gas metana. Sementara Naturloop dikembangkan dari bahan nabati non-pangan, dan Oxium berfungsi mempercepat degradasi plastik menjadi hanya dua hingga lima tahun tanpa meninggalkan residu mikroplastik.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Rekomendasi
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Berita Terkini
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved