Bank Jakarta Bangun Kantor Pusat di SCBD, Purbaya: OJK dan LPS Enggak Jadi
Selasa, 07 Oktober 2025 - 18:24 WIB
loading...
Menkeu Purbaya memastikan pembatalan penggunaan lahan negara di Lot 1 Sudirman Central Business District (SCBD) yang sebelumnya akan menjadi lokasi Gedung Indonesia Financial Center (IFC) dan kantor pusat OJK. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pembatalan penggunaan lahan milik negara di Lot 1 Sudirman Central Business District ( SCBD ) yang sebelumnya direncanakan menjadi lokasi Gedung Indonesia Financial Center (IFC) dan kantor pusat Otoritas Jasa Keuangan (OJK).Keputusan ini diambil setelah OJK dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) batal merealisasikan pembangunan gedung tersebut, yang telah direncanakan sejak 2019.
“Karena OJK nggak jadi bangun, LPS nggak bisa bangun. Waktu itu kenapa? Kalau bangun kegedean, kan banyak yang kosong. LPS nggak boleh untung, nggak boleh nyewain. Jadi kita nggak bisa apa-apa. Waktu itu saya LPS ya,” ujar Purbaya di Kantornya, Selasa (7/10/2025).
Baca Juga: Pramono Mau Bangun Gedung Bank Jakarta di SCBD, Purbaya: Kalau Bisa Tahun Ini Saya Kasih
Dengan pembatalan itu, nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Keuangan dan OJK yang ditandatangani pada masa Sri Mulyani Indrawati dan Wimboh Santoso selaku Ketua Dewan Komisioner OJK dinyatakan tidak berlaku lagi.
“Kan sudah dikembalikan ke saya, sudah dikembalikan ke Kementerian Keuangan,” tegasnya.
Selanjutnya, Purbaya menjelaskan bahwa lahan negara di Sudirman Central Business District (SCBD) akan dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pembangunan kantor pusat Bank Jakarta . Diterangkan, pemerintah pusat hanya menyediakan lahan yang nantinya di sewa oleh pihak provinsi DKI Jakarta.
Purbaya menyebut skema kerja sama sedang dibahas, dengan proporsi manfaat yang akan dibagi antara pemerintah pusat, Bank Jakarta, dan Pemprov DKI. Baca Juga: Purbaya Senang Pramono Bangun Kantor Pusat Bank Jakarta di SCBD: Saya Nggak Keluar Uang
“Sekarang DKI mengajukan kerja sama untuk bangun di situ, untuk bangunan Bank DKI. Ya kan 30 persen buat saya, 30 persen buat Bank DKI, 30 persen mungkin buat pemerintah. Saya nggak tahu ya. Menurut saya yang penting kan pembangunannya berjalan,” ungkapnya.
Purbaya berharap proyek pembangunan di lahan Lot 1 SCBD dapat segera dimulai tahun ini agar aset negara tersebut dapat termanfaatkan dengan optimal. “Kalau bisa tahun ini udah mulai dibangun. Jadi nanti kalau nggak mungkin udah makin cepat lagi. Karena deman semuanya, kerja segala macam,” pungkasnya.
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta izin untuk membangun gedung Bank DKI kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam pertemuan keduanya di Balai Kota pada Selasa (7/10/2025).
Pramono menegaskan pembangunan gedung di luar gedung pemerintah, seperti gedung Bank DKI Jakarta, tetap akan berjalan meskipun adanya penurunan anggaran akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH).
“Karena OJK nggak jadi bangun, LPS nggak bisa bangun. Waktu itu kenapa? Kalau bangun kegedean, kan banyak yang kosong. LPS nggak boleh untung, nggak boleh nyewain. Jadi kita nggak bisa apa-apa. Waktu itu saya LPS ya,” ujar Purbaya di Kantornya, Selasa (7/10/2025).
Baca Juga: Pramono Mau Bangun Gedung Bank Jakarta di SCBD, Purbaya: Kalau Bisa Tahun Ini Saya Kasih
Dengan pembatalan itu, nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Keuangan dan OJK yang ditandatangani pada masa Sri Mulyani Indrawati dan Wimboh Santoso selaku Ketua Dewan Komisioner OJK dinyatakan tidak berlaku lagi.
“Kan sudah dikembalikan ke saya, sudah dikembalikan ke Kementerian Keuangan,” tegasnya.
Selanjutnya, Purbaya menjelaskan bahwa lahan negara di Sudirman Central Business District (SCBD) akan dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pembangunan kantor pusat Bank Jakarta . Diterangkan, pemerintah pusat hanya menyediakan lahan yang nantinya di sewa oleh pihak provinsi DKI Jakarta.
Purbaya menyebut skema kerja sama sedang dibahas, dengan proporsi manfaat yang akan dibagi antara pemerintah pusat, Bank Jakarta, dan Pemprov DKI. Baca Juga: Purbaya Senang Pramono Bangun Kantor Pusat Bank Jakarta di SCBD: Saya Nggak Keluar Uang
“Sekarang DKI mengajukan kerja sama untuk bangun di situ, untuk bangunan Bank DKI. Ya kan 30 persen buat saya, 30 persen buat Bank DKI, 30 persen mungkin buat pemerintah. Saya nggak tahu ya. Menurut saya yang penting kan pembangunannya berjalan,” ungkapnya.
Purbaya berharap proyek pembangunan di lahan Lot 1 SCBD dapat segera dimulai tahun ini agar aset negara tersebut dapat termanfaatkan dengan optimal. “Kalau bisa tahun ini udah mulai dibangun. Jadi nanti kalau nggak mungkin udah makin cepat lagi. Karena deman semuanya, kerja segala macam,” pungkasnya.
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta izin untuk membangun gedung Bank DKI kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam pertemuan keduanya di Balai Kota pada Selasa (7/10/2025).
Pramono menegaskan pembangunan gedung di luar gedung pemerintah, seperti gedung Bank DKI Jakarta, tetap akan berjalan meskipun adanya penurunan anggaran akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH).
(akr)
Lihat Juga :