Indonesia Butuh Rp3.500 Triliun Danai Mitigasi Perubahan Iklim, APBN Hanya Sanggup 15%
Rabu, 08 Oktober 2025 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo A. A. Teguh Sambodo, menegaskan keberlanjutan adalah kunci masa depan Indonesia Emas 2045.
"Pemerintah mendorong perwujudan ekonomi hijau (green economy) dan ekonomi sirkular (circular economy) menjadi mesinnya. Namun kompas dan mesin hanya bermakna jika dijalankan bersama: pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus seiring," jelasnya.
Presiden IGCN, Y.W. Junardy, dalam sambutannya mengajak perusahaan-perusahaan untuk memperkuat komitmen terhadap Sepuluh Prinsip UN Global Compact, yang mencakup Hak Asasi Manusia, Ketenagakerjaan, Lingkungan, dan Anti-Korupsi serta menanamkan nilai kemanusiaan, lingkungan, dan integritas dalam setiap langkah bisnis.
"Melalui UN Global Compact Network Indonesia, kami mengajak perusahaan agar bisnis tidak hanya tumbuh, tetapi juga memberi dampak nyata bagi manusia dan alam," pungkasnya.
"Pemerintah mendorong perwujudan ekonomi hijau (green economy) dan ekonomi sirkular (circular economy) menjadi mesinnya. Namun kompas dan mesin hanya bermakna jika dijalankan bersama: pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus seiring," jelasnya.
Presiden IGCN, Y.W. Junardy, dalam sambutannya mengajak perusahaan-perusahaan untuk memperkuat komitmen terhadap Sepuluh Prinsip UN Global Compact, yang mencakup Hak Asasi Manusia, Ketenagakerjaan, Lingkungan, dan Anti-Korupsi serta menanamkan nilai kemanusiaan, lingkungan, dan integritas dalam setiap langkah bisnis.
"Melalui UN Global Compact Network Indonesia, kami mengajak perusahaan agar bisnis tidak hanya tumbuh, tetapi juga memberi dampak nyata bagi manusia dan alam," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :