Program MBG Perlu Ditingkatkan untuk Mendukung Ekonomi Keluarga
Rabu, 08 Oktober 2025 - 20:09 WIB
loading...
A
A
A
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) bidang Ilmu Kesehatan Anak, Prof. Hinky Hindra Irawan Satari, menilai program MBG memiliki tujuan mulia dan perlu dilanjutkan, tetapi dengan perbaikan serius di lapangan. Ia menegaskan, setiap kejadian yang terkait keamanan pangan harus menjadi bahan evaluasi, bukan alasan untuk menghentikan program.
"Program ini jangan dihentikan, tapi harus dilaksanakan dengan cermat, bertahap, dan tepat sasaran. Pengawasan keamanan pangan mutlak dilakukan, karena kalau salah bisa berakibat fatal," kata Prof. Hinky.
Ia menuturkan, inisiatif serupa sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Sejak awal 1980-an, pemerintah sudah memiliki program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang berpusat di puskesmas. Dari pengalaman panjang itu, ia menilai keberhasilan program bergantung pada profesionalisme dan pengawasan ketat di lapangan.
"Program besar ini harus dijalankan secara profesional dengan memperhatikan asas food safety. Semua elemen masyarakat sebenarnya siap membantu agar pelaksanaannya aman dan berkelanjutan," tambahnya.
Hasil survei ISS pada Agustus 2025 juga menunjukkan bahwa 77 persen dari 2.200 responden di seluruh Indonesia menilai program MBG bermanfaat bagi penerima. Sebagian besar responden berharap program ini terus diperluas, terutama di wilayah dengan tingkat gizi rendah.
"Program ini jangan dihentikan, tapi harus dilaksanakan dengan cermat, bertahap, dan tepat sasaran. Pengawasan keamanan pangan mutlak dilakukan, karena kalau salah bisa berakibat fatal," kata Prof. Hinky.
Ia menuturkan, inisiatif serupa sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Sejak awal 1980-an, pemerintah sudah memiliki program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang berpusat di puskesmas. Dari pengalaman panjang itu, ia menilai keberhasilan program bergantung pada profesionalisme dan pengawasan ketat di lapangan.
"Program besar ini harus dijalankan secara profesional dengan memperhatikan asas food safety. Semua elemen masyarakat sebenarnya siap membantu agar pelaksanaannya aman dan berkelanjutan," tambahnya.
Hasil survei ISS pada Agustus 2025 juga menunjukkan bahwa 77 persen dari 2.200 responden di seluruh Indonesia menilai program MBG bermanfaat bagi penerima. Sebagian besar responden berharap program ini terus diperluas, terutama di wilayah dengan tingkat gizi rendah.
Lihat Juga :