Purbaya Optimistis Indonesia Bisa Seperti China, Ini Resepnya
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 13:09 WIB
loading...
A
A
A
“Intinya adalah transformasi ekonomi. Negara seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Jerman tetap menjaga basis manufaktur mereka. Kita harus mengembangkan manufaktur berteknologi tinggi tanpa meninggalkan pertanian,” jelasnya.
Untuk mengakselerasi pertumbuhan menuju kisaran 8 persen, pemerintah menyiapkan strategi besar dengan menjadikan sektor swasta sebagai motor utama, sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berperan sebagai katalisator. Pemerintah berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif, memperbaiki regulasi, dan mempercepat realisasi belanja kementerian dan lembaga.
"Sektor swasta harus jadi mesin pertumbuhan utama. Pemerintah akan memfasilitasi dengan kebijakan dan percepatan investasi. Tim percepatan ekonomi sudah kami bentuk untuk menyelesaikan berbagai bottleneck investasi," kata Purbaya.
Ia juga menyoroti pentingnya arus investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) sebagai penggerak ekonomi. Pengalamannya mengurai 193 kasus hambatan investasi senilai Rp893 triliun pada 2016–2019 menjadi modal penting untuk memperbaiki iklim investasi di masa depan.
Baca Juga: Purbaya Pecat 26 Pegawai Pajak: Bukan Saatnya Main-main
Untuk mengakselerasi pertumbuhan menuju kisaran 8 persen, pemerintah menyiapkan strategi besar dengan menjadikan sektor swasta sebagai motor utama, sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berperan sebagai katalisator. Pemerintah berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif, memperbaiki regulasi, dan mempercepat realisasi belanja kementerian dan lembaga.
"Sektor swasta harus jadi mesin pertumbuhan utama. Pemerintah akan memfasilitasi dengan kebijakan dan percepatan investasi. Tim percepatan ekonomi sudah kami bentuk untuk menyelesaikan berbagai bottleneck investasi," kata Purbaya.
Ia juga menyoroti pentingnya arus investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) sebagai penggerak ekonomi. Pengalamannya mengurai 193 kasus hambatan investasi senilai Rp893 triliun pada 2016–2019 menjadi modal penting untuk memperbaiki iklim investasi di masa depan.
Baca Juga: Purbaya Pecat 26 Pegawai Pajak: Bukan Saatnya Main-main
Lihat Juga :