Ini Alasan Purbaya Tolak Tanggung Utang Kereta Cepat Whoosh Gunakan APBN
Minggu, 12 Oktober 2025 - 07:38 WIB
loading...
A
A
A
"Kereta cepat Jakarta-Bandung itu kan business to business, jadi untuk kereta cepat Jakarta-Bandung itu tidak ada utang pemerintah," tegas Suminto.
Menurut Suminto, pendanaan proyek KCJB sepenuhnya ditanggung oleh konsorsium badan usaha Indonesia dan China, di mana porsi Indonesia diwakili oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). "Tidak ada utang pemerintah, karena dilakukan oleh badan usaha, konsorsium badan usaha Indonesia dan China, di mana konsorsium Indonesianya dimiliki oleh PT KAI gitu kan," jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh kewajiban baik porsi ekuitas maupun pinjaman sepenuhnya berasal dari badan usaha, bukan dari pemerintah. "Jadi perbedaan kereta cepat Jakarta-Bandung yang ada porsi equity dan ada porsi pinjamannya itu, kesimpulannya adalah equity dan pinjaman dari badan usaha, jadi tidak ada pinjaman pemerintahnya," tutup Suminto.
Menurut Suminto, pendanaan proyek KCJB sepenuhnya ditanggung oleh konsorsium badan usaha Indonesia dan China, di mana porsi Indonesia diwakili oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). "Tidak ada utang pemerintah, karena dilakukan oleh badan usaha, konsorsium badan usaha Indonesia dan China, di mana konsorsium Indonesianya dimiliki oleh PT KAI gitu kan," jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh kewajiban baik porsi ekuitas maupun pinjaman sepenuhnya berasal dari badan usaha, bukan dari pemerintah. "Jadi perbedaan kereta cepat Jakarta-Bandung yang ada porsi equity dan ada porsi pinjamannya itu, kesimpulannya adalah equity dan pinjaman dari badan usaha, jadi tidak ada pinjaman pemerintahnya," tutup Suminto.
(nng)
Lihat Juga :