Purbaya: Suntikan Rp200 Triliun ke Himbara Dongkrak Uang Beredar 13,2%

Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:06 WIB
loading...
Purbaya: Suntikan Rp200...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Instagram/@menkeuri
A A A
JAKARTA - Pemerintah menempatkan dana sebesar Rp200 triliun di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menjaga likuiditas perekonomian tetap terjaga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi cash management pemerintah agar kas negara tidak hanya aman, tetapi juga produktif dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

"Kalau kita lihat, pertumbuhan angkanya yang grafik merah itu 13,2% adalah M0 atau base money. Tadinya di posisi 0, dan ketika kita melakukan injeksi sebesar Rp200 triliun, M0 naik menjadi 13,2%. Itu menunjukkan uang di sistem perekonomian memang bertambah signifikan, jadi harusnya ke depan ekonomi akan tumbuh juga," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Oktober 2025 di Jakarta, Selasa (14/10).

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, hingga 30 September 2025 total dana pemerintah yang ditempatkan di empat bank Himbara mencapai Rp200 triliun. Dari jumlah itu, realisasi penyaluran kredit mencapai Rp112,4 triliun atau sekitar 56% dari total dana yang ditempatkan.

Baca Juga: BRI Minta Tambah Penempatan Dana ke Purbaya, Serapan Capai 90,4%

Secara rinci, Bank Mandiri memperoleh penempatan dana Rp55 triliun dengan realisasi penyaluran kredit Rp40,6 triliun (74%), Bank BRI Rp55 triliun dengan realisasi Rp33,9 triliun (62%), Bank BNI Rp55 triliun dengan realisasi Rp27,6 triliun (50%), Bank BTN Rp25 triliun dengan realisasi Rp4,8 triliun (19%), dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp10 triliun dengan realisasi Rp5,5 triliun (55%).

Menurut Purbaya kebijakan tersebut berhasil mendorong pertumbuhan base money (M0) menjadi 13,2% pada September 2025, naik dari 8,5% pada Agustus dan 7,6% pada Juli 2025. Peningkatan ini menunjukkan jumlah uang beredar tumbuh signifikan setelah penempatan dana pemerintah dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Rekomendasi
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Berita Terkini
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved