Trump dan Xi Jinping Bertemu, Pasar Kripto Global Konsolidasi

Sabtu, 01 November 2025 - 10:05 WIB
loading...
Trump dan Xi Jinping...
Pasar aset kripto global memasuki fase konsolidasi setelah dua peristiwa besar mengguncang sentimen investor. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Pasar aset kripto global memasuki fase konsolidasi setelah dua peristiwa besar mengguncang sentimen investor, yakni pengumuman kebijakan moneter terbaru The Federal Reserve (The Fed) dan pertemuan dagang antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping. Kondisi tersebut mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar terhadap arah kebijakan suku bunga serta dinamika geopolitik global.

The Fed memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75-4 persen, sesuai dengan ekspektasi pasar. Namun, alih-alih menguat, harga Bitcoin justru terkoreksi dari USD116.400 menjadi USD109.200. Fenomena ini mencerminkan pola “buy the rumor, sell the news”, di mana investor cenderung merealisasikan keuntungan setelah pengumuman resmi kebijakan dilakukan.

Baca Juga: Perang Dagang Mereda, AS dan China Sepakati Penurunan Tarif Fentanyl 10%

Pertemuan antara Trump dan Xi di Busan, Korea Selatan, menjadi sorotan utama pasar. Selama lebih dari satu setengah jam, keduanya membahas isu perdagangan, imigrasi ilegal, hingga pengawasan teknologi. Trump mengumumkan pengurangan tarif impor produk China dan menyebut persoalan pasokan bahan baku rare earths telah diselesaikan. Xi di sisi lain menegaskan bahwa kedua negara telah mencapai konsensus untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi dan keamanan digital.

Di tengah dinamika global tersebut, pasar kripto mencatat penurunan moderat. Harga Bitcoin (BTC) turun 1,66 persen, sementara Ethereum (ETH) terkoreksi 1,64 persen. Total kapitalisasi pasar aset digital merosot sekitar 0,77 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa pergerakan kripto tidak hanya dipengaruhi kebijakan suku bunga, tetapi juga oleh ekspektasi terhadap pertumbuhan ekonomi global serta ketegangan geopolitik yang masih membayangi.

Vice President Indodax Antony Kusuma mengatakan konsolidasi harga yang terjadi saat ini merupakan bentuk penyesuaian wajar terhadap perubahan makroekonomi global. Ia menilai investor kripto kini lebih rasional dalam merespons kebijakan moneter dan geopolitik. "Koreksi pasca pengumuman The Fed justru menandakan pasar semakin dewasa dan tidak lagi terjebak euforia jangka pendek," ujarnya dalam pernyataannya, Sabtu (1/11/2025).

Antony menambahkan, pertemuan Trump-Xi menegaskan bahwa faktor geopolitik tetap menjadi penggerak utama sentimen pasar. Menurut dia, kesepakatan pengurangan tarif dan penyelesaian isu rare earths memberikan sinyal positif, namun investor cenderung menunggu realisasi konkret sebelum melakukan aksi beli agresif. “Volatilitas yang terjadi justru bisa dimanfaatkan investor berpengalaman untuk melakukan akumulasi aset secara bertahap,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Ambruk Parah,...
Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
Rekomendasi
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Berita Terkini
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Resign: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved