REI Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Perumahan lewat Digitalisasi Pengawasan Proyek

Sabtu, 01 November 2025 - 11:46 WIB
loading...
REI Kolaborasi Tingkatkan...
REI menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi konstruksi AutoKon untuk meningkatkan kualitas pembangunan perumahan melalui sistem digitalisasi pengawasan proyek. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Realestat Indonesia (REI) menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi konstruksi AutoKon untuk meningkatkan kualitas pembangunan perumahan melalui sistem digitalisasi pengawasan proyek. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata REI dalam mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, yakni pembangunan 3 juta rumah yang menyasar kawasan pedesaan, pesisir, hingga perkotaan.

Kemitraan tersebut diharapkan dapat membantu para pengembang anggota REI membangun perumahan dengan lebih cepat, efisien, dan berkualitas melalui sistem pengawasan yang terukur. Melalui penggunaan teknologi digital, proses pemantauan dan dokumentasi proyek dapat dilakukan secara real-time dan transparan.

"REI berkomitmen untuk menyediakan produk perumahan yang berkualitas. Kolaborasi dengan AutoKon diharapkan menjadi solusi teknologi yang membantu pengembang meningkatkan efisiensi dan kualitas pembangunan, sekaligus memberikan manfaat bagi konsumen," ujar Ketua Umum REI Joko Suranto di Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Baca Juga: PPN DTP dan Relaksasi SLIK Bangkitkan Optimisme Pasar Properti

Pihaknya pun bertekad menyukseskan program 3 juta rumah dengan menjaga standar mutu perumahan nasional. AutoKon menawarkan sistem pengawasan proyek berbasis digital yang memungkinkan pengembang memantau setiap tahapan konstruksi secara sistematis. Solusi ini mendukung proses manajemen kualitas, hingga tahap serah terima rumah dari kontraktor ke pengembang dengan akuntabilitas tinggi dan pelaporan yang cepat.

Keunggulan AutoKon terletak pada metode yang sederhana dan mudah diakses, karena terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp, platform komunikasi yang telah akrab digunakan oleh masyarakat luas. Melalui aplikasi tersebut, pengembang dapat melakukan pelacakan kemajuan proyek, melengkapi dokumentasi visual, dan memperoleh laporan serah terima secara otomatis.

"AutoKon kami rancang dengan mempertimbangkan kemudahan bagi pengembang perumahan yang tidak memiliki latar belakang teknologi. Solusi ini memberikan kendali dan kecepatan tanpa kerumitan teknis," ujar CEO AutoKon, Dickson Lai.

Baca Juga: Tawarkan Bunga KPR Spesial 1,27%, Cara Bank Mandiri Dorong Daya Beli Properti

Fitur utama AutoKon mencakup pemantauan kemajuan pembangunan, pelaporan kesiapan serah terima dengan dukungan dokumentasi digital, serta implementasi yang intuitif tanpa memerlukan pelatihan rumit. Sistem ini memungkinkan pengembang mempercepat pengambilan keputusan dan mengurangi risiko keterlambatan proyek.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
APTISI Siapkan Ekosistem...
APTISI Siapkan Ekosistem Kampus Digital untuk Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi
Rekomendasi
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved