PLN EPI-KIS Biofuels Kembangkan BioCNG dari Limbah
Sabtu, 01 November 2025 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, langkah ini bukan sekadar penjajakan teknologi, melainkan komitmen bersama untuk membangun ekonomi sirkular. "Kami ingin mengubah limbah menjadi sumber energi masa depan," tegasnya.
Sementara itu, Komisaris PT KIS Biofuels Indonesia Yasmine Surachman menilai kerja sama ini merupakan momentum penting bagi sektor energi terbarukan di Indonesia. Ia menegaskan, investasi dan teknologi yang dikembangkan KIS Biofuels akan difokuskan untuk memperkuat rantai nilai energi hijau di dalam negeri.
"Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana kemitraan strategis antara BUMN dan sektor swasta dapat mempercepat inovasi energi bersih. Kami membawa pengalaman global KIS dalam produksi BioCNG dan biogas untuk mendukung transisi energi Indonesia yang inklusif," tuturnya.
Yasmin menegaskan, KIS Biofuels siap mendukung pembangunan fasilitas produksi BioCNG, penelitian dan pilot project, hingga transfer teknologi di bidang pengolahan limbah menjadi energi. "Kami percaya bahwa energi hijau bukan hanya isu lingkungan, tapi juga peluang ekonomi yang bisa menguntungkan masyarakat," tandasnya.
Baca Juga: Tumbuh 107%, PLN EPI Raih Laba Rp2,24 Triliun Sepanjang 2024
Sementara itu, Komisaris PT KIS Biofuels Indonesia Yasmine Surachman menilai kerja sama ini merupakan momentum penting bagi sektor energi terbarukan di Indonesia. Ia menegaskan, investasi dan teknologi yang dikembangkan KIS Biofuels akan difokuskan untuk memperkuat rantai nilai energi hijau di dalam negeri.
"Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana kemitraan strategis antara BUMN dan sektor swasta dapat mempercepat inovasi energi bersih. Kami membawa pengalaman global KIS dalam produksi BioCNG dan biogas untuk mendukung transisi energi Indonesia yang inklusif," tuturnya.
Yasmin menegaskan, KIS Biofuels siap mendukung pembangunan fasilitas produksi BioCNG, penelitian dan pilot project, hingga transfer teknologi di bidang pengolahan limbah menjadi energi. "Kami percaya bahwa energi hijau bukan hanya isu lingkungan, tapi juga peluang ekonomi yang bisa menguntungkan masyarakat," tandasnya.
Baca Juga: Tumbuh 107%, PLN EPI Raih Laba Rp2,24 Triliun Sepanjang 2024
Lihat Juga :