PLN EPI-KIS Biofuels Kembangkan BioCNG dari Limbah

Sabtu, 01 November 2025 - 20:30 WIB
loading...
PLN EPI-KIS Biofuels...
PLN EPI menandatangani MoU dengan PT KIS Biofuels Indonesia untuk pengembangan dan pemanfaatan energi berbasis limbah menjadi bahan bakar gas terbarukan atau BioCNG. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT KIS Biofuels Indonesia untuk pengembangan dan pemanfaatan energi berbasis limbah menjadi bahan bakar gas terbarukan atau BioCNG (Bio Compressed Natural Gas).

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir menjelaskan bahwa kerja sama ini menandai transformasi penting PLN EPI dari penyedia energi primer menuju penggerak ekosistem bioenergi nasional. Menurutnya, pengembangan BioCNG bukan hanya solusi energi bersih, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi baru dari pengelolaan limbah.

"Indonesia memiliki sumber biomassa yang luar biasa besar dari limbah pertanian, perkebunan, hingga peternakan. Tantangannya adalah bagaimana mengonversi potensi itu menjadi energi yang bernilai ekonomi tinggi. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun rantai pasok BioCNG yang berkelanjutan dari hulu hingga hilir," papar Hokkop melalui keterangan tertulis, Sabtu (1/1/2025).

Baca Juga: Catat! Bahlil Tegaskan BBM Campur Etanol 10 Persen Mulai 2027

Hokkop menambahkan, sinergi dengan KIS Biofuels membuka peluang pengembangan waste-to-energy hub di berbagai wilayah operasi PLN Group, khususnya pembangkit listrik berbasis gas (PLTG, PLTGU, PLTMG).

Menurut dia, langkah ini bukan sekadar penjajakan teknologi, melainkan komitmen bersama untuk membangun ekonomi sirkular. "Kami ingin mengubah limbah menjadi sumber energi masa depan," tegasnya.

Sementara itu, Komisaris PT KIS Biofuels Indonesia Yasmine Surachman menilai kerja sama ini merupakan momentum penting bagi sektor energi terbarukan di Indonesia. Ia menegaskan, investasi dan teknologi yang dikembangkan KIS Biofuels akan difokuskan untuk memperkuat rantai nilai energi hijau di dalam negeri.

"Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana kemitraan strategis antara BUMN dan sektor swasta dapat mempercepat inovasi energi bersih. Kami membawa pengalaman global KIS dalam produksi BioCNG dan biogas untuk mendukung transisi energi Indonesia yang inklusif," tuturnya.

Yasmin menegaskan, KIS Biofuels siap mendukung pembangunan fasilitas produksi BioCNG, penelitian dan pilot project, hingga transfer teknologi di bidang pengolahan limbah menjadi energi. "Kami percaya bahwa energi hijau bukan hanya isu lingkungan, tapi juga peluang ekonomi yang bisa menguntungkan masyarakat," tandasnya.

Baca Juga: Tumbuh 107%, PLN EPI Raih Laba Rp2,24 Triliun Sepanjang 2024

Kerja sama ini akan berlangsung selama 2 tahun dan meliputi berbagai inisiatif, mulai dari studi kelayakan, peningkatan kapasitas, riset dan proyek percontohan, hingga pengembangan model bisnis BioCNG berbasis limbah pertanian, perkebunan, dan peternakan.

PLN EPI melalui Direktorat Biomassa menargetkan BioCNG menjadi salah satu pilar utama dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan. Inisiatif ini juga sejalan dengan strategi "Beyond kWh" PLN Group yang menekankan inovasi, efisiensi, dan nilai tambah dalam bisnis energi bersih.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Krisis Energi,...
Dunia Krisis Energi, Pemerintah Siapkan BBM Etanol 20% dari Ampas Tebu-Jagung
Mandatori B50 Dinilai...
Mandatori B50 Dinilai Perlu Fleksibilitas demi Keseimbangan Industri Sawit
Buktikan Pertalite Tak...
Buktikan Pertalite Tak Mengandung Etanol, FSPPB Ajak Selamatkan Pertamina
Bahlil Ungkap Daftar...
Bahlil Ungkap Daftar Negara yang Campur Etanol ke BBM, Brazil Sudah 100%
Program Tukar Minyak...
Program Tukar Minyak Jelantah Berlanjut, PPN Tebar Insentif Saldo
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga uji penggunaan Bioethanol E10 Bersama Toyota dan TRAC
Mengenal Bahan Bakar...
Mengenal Bahan Bakar Jet Tempur F-16
Penemuan Baru, Campuran...
Penemuan Baru, Campuran Bakteri Bikin Bahan Bakar Roket Jadi Super-Efisien
Mobil Balap Mazda Gunakan...
Mobil Balap Mazda Gunakan Bahan Bakar dari Minyak Goreng Bekas
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Tekuk Irak 4-1, Erling Haaland Cetak Brace
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Berita Terkini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved