Hachi Grill Ampera Raih Sertifikat Muslim Friendly Tourism dari Sucofindo
Selasa, 04 November 2025 - 18:32 WIB
loading...
Hachi Grill Ampera meraih sertifikat Muslim Friendly Tourism (Pariwisata Ramah Muslim) dari PT Sucofindo (Persero). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Hachi Grill Ampera meraih sertifikat Muslim Friendly Tourism (Pariwisata Ramah Muslim) dari PT Sucofindo (Persero). Hal ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan daya saing di sektor pariwisata halal.
"Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim merupakan inovasi layanan sertifikasi yang dikembangkan oleh Sucofindo untuk menilai kesesuaian fasilitas dan layanan pariwisata terhadap kriteria ramah muslim," ungkap Kepala Unit Halal Sucofindo Agus Suryanto dalam keterangan pers, Selasa (4/11/2025).
Baca Juga: BPJPH Tegaskan Mulai Oktober 2026 Seluruh Produk Wajib Kantongi Sertifikat Halal
Agus menerangkan, penilaian ini dilakukan di berbagai aspek, mulai dari penyediaan makanan halal, ketersediaan fasilitas ibadah, hingga pengelolaan operasional yang memperhatikan nilai-nilai dan kebutuhan wisatawan muslim.
Dia menambahkan, Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim berbeda dengan Sertifikasi Halal. Sertifikasi halal berfokus pada produk (barang dan jasa) dan menjadi salah satu paramater dalam pemenuhan kriteria dalam Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim.
Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim diterbitkan oleh Sucofindo melalui Sucofindo International Certification Service (SICS) mencakup fasilitas pariwisata yang termasuk dalam lingkup hotel, restoran, travel agent, retail store, Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE), dan sebagainya.
"Layanan ini dikembangkan oleh Sucofindo sejak Mei 2025, seiring meningkatnya kebutuhan wisatawan muslim global dan permintaan terhadap fasilitas pariwisata yang ramah muslim di Indonesia," tuturnya.
Populasi muslim dunia yang besar dan daya beli yang terus tumbuh menjadikan segmen wisata halal sebagai pasar potensial. Karena itu, peningkatan kualitas layanan wisata ramah muslim menjadi hal penting untuk memperkuat daya saing nasional.
General Manager Operational Hachi Group, Joesoef Kresnadi mengapresiasi sertifikat tersebut.
Sertifikasi ini menurutnya menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, khususnya wisatawan muslim.
"Kami bangga menjadi restoran pertama yang menerima Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim dari Sucofindo. Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi pelaku usaha kuliner lainnya untuk bersama-sama meningkatkan kualitas layanan pariwisata ramah muslim di Indonesia," ujar Joesoef.
Baca Juga: UMK Bersyukur, Sertifikasi Halal Gratis dari Pemerintah Bawa Berkah!
Agus menegaskan, meski Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim saat ini masih bersifat sukarela (voluntary), namun menjadi peluang strategis bagi pelaku usaha untuk memperkuat daya saing dan memperluas jangkauan pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Pelaku industri yang memperoleh sertifikasi ini akan mendapatkan berbagai manfaat, antara lain peningkatan kualitas dan daya saing layanan, jaminan kenyamanan bagi wisatawan muslim melalui sertifikasi dari lembaga terpercaya, serta dukungan terhadap program pemerintah untuk memperkuat pariwisata halal dan meningkatkan posisi Indonesia dalam Global Muslim Travel Index (GMTI)," pungkasnya.
"Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim merupakan inovasi layanan sertifikasi yang dikembangkan oleh Sucofindo untuk menilai kesesuaian fasilitas dan layanan pariwisata terhadap kriteria ramah muslim," ungkap Kepala Unit Halal Sucofindo Agus Suryanto dalam keterangan pers, Selasa (4/11/2025).
Baca Juga: BPJPH Tegaskan Mulai Oktober 2026 Seluruh Produk Wajib Kantongi Sertifikat Halal
Agus menerangkan, penilaian ini dilakukan di berbagai aspek, mulai dari penyediaan makanan halal, ketersediaan fasilitas ibadah, hingga pengelolaan operasional yang memperhatikan nilai-nilai dan kebutuhan wisatawan muslim.
Dia menambahkan, Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim berbeda dengan Sertifikasi Halal. Sertifikasi halal berfokus pada produk (barang dan jasa) dan menjadi salah satu paramater dalam pemenuhan kriteria dalam Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim.
Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim diterbitkan oleh Sucofindo melalui Sucofindo International Certification Service (SICS) mencakup fasilitas pariwisata yang termasuk dalam lingkup hotel, restoran, travel agent, retail store, Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE), dan sebagainya.
"Layanan ini dikembangkan oleh Sucofindo sejak Mei 2025, seiring meningkatnya kebutuhan wisatawan muslim global dan permintaan terhadap fasilitas pariwisata yang ramah muslim di Indonesia," tuturnya.
Populasi muslim dunia yang besar dan daya beli yang terus tumbuh menjadikan segmen wisata halal sebagai pasar potensial. Karena itu, peningkatan kualitas layanan wisata ramah muslim menjadi hal penting untuk memperkuat daya saing nasional.
General Manager Operational Hachi Group, Joesoef Kresnadi mengapresiasi sertifikat tersebut.
Sertifikasi ini menurutnya menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, khususnya wisatawan muslim.
"Kami bangga menjadi restoran pertama yang menerima Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim dari Sucofindo. Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi pelaku usaha kuliner lainnya untuk bersama-sama meningkatkan kualitas layanan pariwisata ramah muslim di Indonesia," ujar Joesoef.
Baca Juga: UMK Bersyukur, Sertifikasi Halal Gratis dari Pemerintah Bawa Berkah!
Agus menegaskan, meski Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim saat ini masih bersifat sukarela (voluntary), namun menjadi peluang strategis bagi pelaku usaha untuk memperkuat daya saing dan memperluas jangkauan pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Pelaku industri yang memperoleh sertifikasi ini akan mendapatkan berbagai manfaat, antara lain peningkatan kualitas dan daya saing layanan, jaminan kenyamanan bagi wisatawan muslim melalui sertifikasi dari lembaga terpercaya, serta dukungan terhadap program pemerintah untuk memperkuat pariwisata halal dan meningkatkan posisi Indonesia dalam Global Muslim Travel Index (GMTI)," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :