Soal Bayar Utang Whoosh Pakai APBN, Menko Airlangga Sebut Kalau Korporasi Banyak Cara

Rabu, 05 November 2025 - 22:41 WIB
loading...
Soal Bayar Utang Whoosh...
Ketika ditanya apakah penyelesaian utang Whoosh akan menggunakan APBN, Menko Airlangga menegaskan bahwa mekanismenya akan mengikuti skema korporasi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah tengah membahas penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ( Whoosh ) secara teknis antar Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, pembahasan dilakukan untuk mencari solusi terbaik, termasuk bersama Danantara.

“Kita sedang bahas, nanti tentu akan secara teknis antar kementerian dan juga dengan solusi dengan Danantara,” ujar Menko Airlangga saat ditemui di kantornya, Rabu (5/11/2025).

Ketika ditanya apakah penyelesaian utangWhoosh akan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN ), Airlangga menegaskan bahwa mekanismenya akan mengikuti skema korporasi. “Ya, kalau korporasi kan banyak cara,” ujarnya singkat.

Baca Juga: Soal Utang Whoosh, Prabowo: Saya Akan Tanggung Jawab

Dengan demikian, pemerintah masih mengkaji opsi penyelesaian tanpa terburu-buru menggunakan dana APBN, dengan mempertimbangkan keberlanjutan finansial proyek strategis nasional tersebut.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh), termasuk terkait kewajiban keuangan yang menyertainya.

“Pemerintah bertanggung jawab karena ini proyek strategis nasional. Kita akan cari solusi terbaik yang tidak memberatkan negara, tapi juga memastikan proyek ini terus berjalan dan memberi manfaat ekonomi,” kata Presiden Prabowo dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Proyek Kereta Cepat Whoosh merupakan salah satu proyek infrastruktur unggulan yang diharapkan dapat mendorong konektivitas antarwilayah dan memperkuat pertumbuhan ekonomi kawasan. Baca Juga: AHY Buka Kemungkinan Pakai Duit APBN Buat Bayar Utang Whoosh

Pemerintah saat ini tengah menyiapkan langkah-langkah restrukturisasi pembiayaan agar proyek tersebut dapat tetap beroperasi secara berkelanjutan tanpa mengganggu stabilitas fiskal.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Rekomendasi
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Pinkan Mambo dan Arya...
Pinkan Mambo dan Arya Khan Bikin Geger dengan Resepsi Pernikahan Super Mewah di Mal
Berita Terkini
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
Saat Banyak Negara Terjerat...
Saat Banyak Negara Terjerat Utang, 10 Negara Ini Tanpa Utang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved