Demi Gencatan Dagang, China Minta AS Hindari 4 Isu Sensitif Ini

Kamis, 06 November 2025 - 07:41 WIB
loading...
A A A
Hegseth mengatakan kedua pihak sepakat untuk membangun jalur komunikasi langsung antara militer guna mencegah potensi konflik. Selain Taiwan, kedua negara juga kerap berselisih dalam isu hak asasi manusia di Hong Kong, Xinjiang, dan Tibet. Sejumlah pejabat AS, termasuk Menteri Keuangan Scott Bessent, juga mendesak China untuk menyeimbangkan ekonominya ke arah konsumsi domestik guna mengurangi ketimpangan dagang akibat ekspor besar-besaran negara tersebut.

Pertemuan antara Xi dan Trump di Busan tidak menghasilkan kesepakatan terkait akses Beijing terhadap chip semikonduktor paling canggih asal AS. Trump menyebut dirinya dan Xi sempat membahas soal akses Nvidia Corp di China dan menegaskan pembicaraan dengan perusahaan itu akan terus dilanjutkan.

Sementara itu, David Daokui Li, penasihat kebijakan rutin bagi pemerintah China, menilai kesepakatan Xi dan Trump merupakan terobosan penting karena menunjukkan bahwa China kini diperlakukan sebagai “mitra setara” oleh Amerika Serikat.

Dalam wawancara dengan Bloomberg TV, Li yang juga profesor ekonomi di Universitas Tsinghua dan mantan penasihat Bank Sentral China, menyampaikan optimisme bahwa konflik dagang, keuangan, dan teknologi antara kedua negara hanyalah “persoalan kecil” yang bisa diselesaikan dengan dialog dan kerja sama.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Rekomendasi
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved