Gegara AI, AS Cetak Rekor PHK Tertinggi dalam Dua Dekade Terakhir

Minggu, 09 November 2025 - 07:42 WIB
loading...
A A A


Kondisi pasar kerja AS memang menunjukkan tanda-tanda pelemahan di berbagai sektor. Sepanjang tahun berjalan, total PHK telah menembus 1 juta kasus, tertinggi sejak masa pandemi. Sementara itu, rencana perekrutan yang diumumkan perusahaan-perusahaan AS turun ke level terendah sejak 2011. Bahkan, perekrutan musiman hingga Oktober tercatat paling sedikit sejak pemantauan dimulai pada 2012.

"Masih ada peluang perbaikan pada akhir tahun jika suku bunga turun dan pasar tenaga kerja membaik pada November. Namun, kami tidak memperkirakan lonjakan besar dalam perekrutan musiman 2025," kata Challenger.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah perusahaan besar mengumumkan restrukturisasi signifikan. Amazon.com Inc. memutuskan memangkas 14.000 posisi setelah CEO-nya menegaskan bahwa adopsi AI akan memangkas kebutuhan tenaga manusia. Target Corp. mengurangi 1.800 posisi atau sekitar 8 persen tenaga kantoran, sedangkan Paramount Skydance Corp. menghapus 1.000 posisi.

Langkah serupa juga diambil Starbucks Corp., Delta Air Lines Inc., CarMax Inc., Rivian Automotive Inc., dan Molson Coors Beverage Co., yang memangkas sekitar 9 persen tenaga kerja tetap. United Parcel Service Inc. (UPS) bahkan mengurangi 34.000 pekerja operasional, mencakup pengemudi dan petugas penanganan paket sekitar 70 persen lebih banyak dari perkiraan sebelumnya. UPS menyebut peningkatan otomasi dan sistem logistik berbasis AI sebagai faktor utama efisiensi tersebut.

Baca Juga: Dampak Penutupan Pemerintah AS Jauh Lebih Parah dari Perkirakan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Rekomendasi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Infografis
Arab Saudi Gunakan AI...
Arab Saudi Gunakan AI untuk Cetak Penghafal Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved