Tanya Kenapa? Fintech Ngutang dan Pembayaran Paling Laris di Indonesia

Senin, 14 September 2020 - 18:55 WIB
loading...
Tanya Kenapa? Fintech...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat financial technology ( fintech ) sudah berkembang dengan pesat. Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Tris Yulianta mengatakan, perkembangan teknologi pada inklusi keuangan memudahkan para pelaku usaha bisa mendapatkan pembiayaan atau pinjaman hanya dengan melalui internet.

Penyaluran pinjamannya akan sangat cepat dan bisa membantu pengusaha dalam mendapatkan dana atau modal yang praktis. Jadi tak perlu ribet dan repot bolak-balik ke bank. ( Baca juga:Intip Technopark Cimahi, Wamendag Tangkap Potensi Ekspor Alternatif )

"Para pelaku usaha bisa memilih penggunaan lewat interntet dalam melakukan pinjaman. Jadi praktis dengan adanya fintech bisa membantu usaha," kata Tris dalam diskusi virtual, Senin (14/9/2020).

Kata dia, pertumbuhan bisnis digital berbasis situs ataupun aplikasi di Indonesia terus meningkat. Kondisi itu menyebabkan kebutuhan akan kemudahan proses integrasi layanan finansial dalam sistem bisnis perusahaan semakin diperlukan. Adapun fintech payment dan lending paling banyak diminati. ( Baca juga:Banyak Kasus Mangkrak, Anggaran Jumbo Penyidikan Polri Dipertanyakan )

"Fenomena fintech itu muncul 2013, lalu tahun 2015 seiring inovasi juga banyak bermunculan fintech payment dan fintech lending. Kedua jenis fintech itu paling banyak dipakai di Indonesia," katanya.

Dia pun menegaskan OJK akan berkomitmen dalam mengawasi fintech. Hal ini dikarenakan agar tidak merugikan pengguna fintech.

"OJK berkomitmen untuk mengawasi pembuatan fintech dan kegiatanya. Kita juga mendukung fintech membuat inovasi di bidang perizinan ataupun lending," jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
IHSG Jatuh Terseret...
IHSG Jatuh Terseret Rilis MSCI ke 6.734, OJK: Masih Batas Wajar
CASH Fokus Perkuat Fundamental...
CASH Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Perkembangan Pembayaran Digital
Ada Finpay di Balik...
Ada Finpay di Balik Ekspansi QRIS ke China, Mampu Tangani 1.500 Transaksi per Detik
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Rekomendasi
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved