Pupuk Kaltim Siapkan 4.480 Ton Pupuk Non-Subsidi untuk Sulsel

Senin, 14 September 2020 - 18:25 WIB
loading...
Pupuk Kaltim Siapkan...
Pupuk Kaltim menyiapkan 4.480 ton pupuk organik atau pupuk non subsidi di Sulsel guna mengantisipasi kelangkan pupuk. Foto/Ist
A A A
MAKASSAR - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyiapkan pupuk non subsidi di setiap distributor dan kios resmi di seluruh wilayah distribusi perusahaan, termasuk di Sulsel. Langkah itu dilakukan guna mengantisipasi kelangkaan pupuk sekaligus memenuhi kebutuhan petani jelang musim tanam.

Pupuk Kaltim sebagai anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero) diketahui bertugas untuk memproduksi dan mendistribusikan pupuk berubsidi di wilayah distribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

SVP Pemasaran PSO Pupuk Kaltim , M. Yusri, mengatakan selain menjalankan penugasan penyaluran pupuk bersubsidi berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Elektronik (e-RDKK), Pupuk Kaltim juga senantiasa menjaga ketersediaan pupuk non subsidi di seluruh wilayah distribusi untuk memenuhi kebutuhan petani.

Pupuk Kaltim memasarkan produk non subsidi dengan merek dagang Urea Daun Buah dan NPK Pelangi. “Kami menyiapkan stok pupuk non subsidi, sehingga dapat menjadi solusi alternatif atas kebutuhan para petani pada saat musim tanam nanti,” kata Yusri.

Seperti di Sulsel misalnya, Yusri menjelaskan per 14 September 2020 Pupuk Kaltim menyiapkan stok 4.480 ton pupuk non subsidi. Terdiri dari 3.890 ton Urea non subsidi dan 590 ton NPK non subsidi. “Stok tersebut tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulsel,” terang Yusri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Groundbreaking Pabrik...
Groundbreaking Pabrik Soda Ash Rp5 Triliun di Bontang Jadi Tonggak Baru Industri Nasional
SIG Berdayakan 879 Perempuan...
SIG Berdayakan 879 Perempuan Ubah Limbah Ternak Jadi Pupuk Organik
Dukung Asta Cita Pemerintah,...
Dukung Asta Cita Pemerintah, Pupuk Kaltim Terus Dorong Keberlanjutan
Transformasi Industri...
Transformasi Industri Pupuk dan Petrokimia Menuju Proses Lebih Hijau dan Rendah Emisi
Bukti Pupuk Kaltim Komitmen...
Bukti Pupuk Kaltim Komitmen Terapkan GRC agar Berdaya Saing Global
Pupuk Hayati Dinosaurus...
Pupuk Hayati Dinosaurus Diklaim Mampu Genjot Hasil Panen 30%
Pupuk Kaltim Pertahankan...
Pupuk Kaltim Pertahankan PROPER Emas ke-9, Perkuat Inovasi Lingkungan dan Sosial
Pupuk Kaltim Tutup 2025...
Pupuk Kaltim Tutup 2025 dengan Kinerja Produksi Positif
Pelatihan Bikin Biochar,...
Pelatihan Bikin Biochar, Petani Sawit Banjar Lepas Ketergantungan Pupuk Kimia
Rekomendasi
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Berita Terkini
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved