Pengamat: Pertamina Serius Perbaiki Layanan dan Tata Kelola
Sabtu, 15 November 2025 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
"Posko aduan tentunya ini sangat membantu Pertamina agar keluhan masyarakat bisa segera ditangani akibat SPBU nakal," bebernya.
Baca Juga: Pertamina Bangun Konsistensi Layanan SPBU Berkualitas dengan Program Serv-Q
Lebih jauh, Makky menjelaskan soal upaya pembenahan Pertamina akan mempengaruhi kepercayaan publik dan kepuasan konsumen ke depannya.
"Saya melihat langkah Pertamina dalam pembenahan tentu akan mempengaruhi kepercayaan publik dan ini menjadi kepuasan konsumen untuk mempercayai Pertamina kedepannya, harus dijaga kepuasan ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat," pungkasnya.
Sebelumnya, Pertamina merespons aduan dan keluhan dari pengendara motor di Jatim yang mengalami “brebet” atau tersendat setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melakukan investigasi langsung terhadap 560 SPBU di Jawa Timur, dari total sekitar 760 SPBU yang berada di wilayah tersebut atau 73.68% dari total SPBU di wilayah kejadian. Selain itu, Pertamina juga membuka pos aduan untuk memfasilitasi pelanggan yang mengalami masalah dalam layanan.
Baca Juga: Pertamina Bangun Konsistensi Layanan SPBU Berkualitas dengan Program Serv-Q
Lebih jauh, Makky menjelaskan soal upaya pembenahan Pertamina akan mempengaruhi kepercayaan publik dan kepuasan konsumen ke depannya.
"Saya melihat langkah Pertamina dalam pembenahan tentu akan mempengaruhi kepercayaan publik dan ini menjadi kepuasan konsumen untuk mempercayai Pertamina kedepannya, harus dijaga kepuasan ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat," pungkasnya.
Sebelumnya, Pertamina merespons aduan dan keluhan dari pengendara motor di Jatim yang mengalami “brebet” atau tersendat setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melakukan investigasi langsung terhadap 560 SPBU di Jawa Timur, dari total sekitar 760 SPBU yang berada di wilayah tersebut atau 73.68% dari total SPBU di wilayah kejadian. Selain itu, Pertamina juga membuka pos aduan untuk memfasilitasi pelanggan yang mengalami masalah dalam layanan.
(nng)