KAI Logistik Kembangkan Kawasan Ronggowarsito Pusat Logistik Terintegrasi

Kamis, 20 November 2025 - 19:07 WIB
loading...
KAI Logistik Kembangkan...
KAI Logistik mengembangkan Kawasan Terminal Ronggowarsito, Semarang, sebagai Pusat Logistik Terintegrasi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat perannya dalam mendukung konektivitas logistik nasional melalui pengembangan Kawasan Terminal Ronggowarsito, Semarang, sebagai Pusat Logistik Terintegrasi (Integrated Logistics Hub). Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen KAI Logistik dalam mendorong efisiensi rantai pasok nasional serta memperkuat peran transportasi berbasis rel sebagai tulang punggung logistik hijau (green logistics).

"Pertumbuhan kawasan industri di Jawa Tengah, seperti Kawasan Industri Tegal dan Kawasan Industri Terpadu Batang, yang ditopang oleh aktivitas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang telah memicu peningkatan arus barang dan kebutuhan logistik di wilayah ini. Sektor logistik dan forwarding di area TPK Semarang mengalami pertumbuhan hampir 20% sepanjang tahun 20241. Kondisi tersebut memperkuat kebutuhan akan sistem transportasi logistik yang efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan," ujar Direktur Utama KAI Logistik Fredi Firmansyah dalam keterangannya, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga: KA Batara Kresna Sajikan Pesona Perdesaan di Rute Solo-Wonogiri

Selama ini, sebagian besar distribusi barang dan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Emas masih bergantung pada moda jalan raya (trucking), sehingga menimbulkan kepadatan dan biaya logistik yang relatif tinggi. Melalui pengembangan Kawasan Ronggowarsito, KAI Logistik menghadirkan solusi dengan integrasi moda kereta api–laut–jalan untuk memperlancar arus distribusi, mengurangi kemacetan, serta menekan biaya logistik nasional hingga 20–30%.



Terminal Ronggowarsito memiliki lokasi strategis di pusat Kota Semarang, dengan akses langsung ke jalur kereta api barang lintas utara Jawa dan kedekatan dengan pelabuhan. Saat ini, KAI Logistik mengelola area seluas 6.000 m² dan tengah mempersiapkan tahap pengembangan kedua seluas 6.100 m² dengan kapasitas lebih dari 200 TEUs. Ke depan, perusahaan berencana mengembangkan Ronggowarsito 2 di lahan seluas 22 hektare sebagai dry port dan regional logistics hub yang mendukung kegiatan pergudangan, depo peti kemas kosong, kawasan pabeanan, serta jasa penunjang logistik lainnya.

"Pengembangan Kawasan Ronggowarsito merupakan langkah konkret KAI Logistik dalam membangun konektivitas logistik nasional berbasis rel. Selain meningkatkan efisiensi waktu dan biaya distribusi, inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen kami terhadap praktik transportasi berkelanjutan, dengan mendorong pengalihan muatan logistik dari jalan ke kereta api yang lebih ramah lingkungan," lanjut Fredi.

Baca Juga: Perluas Jangkauan, KAI Logistik Tambah 43 Titik Layanan Baru

Selain optimalisasi angkutan berbasis KA, KAI Logistik juga akan memperkuat aspek digitalisasi layanan dan integrasi sistem logistik nasional. Melalui konsep terminal modern berbasis teknologi, kawasan ini akan menjadi simpul utama dalam mendukung program pemerintah seperti Tol Laut, National Logistic Ecosystem (NLE), serta pengembangan rantai pasok berdaya saing tinggi di Pulau Jawa.

"Kehadiran Pusat Logistik Terintegrasi Ronggowarsito diharapkan mampu menciptakan efisiensi waktu distribusi, pengurangan emisi karbon, dan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Dengan demikian, KAI Logistik tidak hanya memperkuat peran BUMN di sektor logistik, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Jawa Tengah dan kawasan sekitarnya," tutup Fredi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Penjualan Tiket Kereta...
Penjualan Tiket Kereta di Long Weekend Capai 685.933, Ini 10 Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
KAI Logistik Ekspansi...
KAI Logistik Ekspansi Angkutan CPO, Target 200.000 Ton per Tahun
KP Cargo Tawarkan Skema...
KP Cargo Tawarkan Skema Tarif Nego Pengiriman Logistik di Atas 1 Ton
Jalur Kereta Sumbar,...
Jalur Kereta Sumbar, Penghubung Sejarah, Wisata, dan Kehidupan
KA PSO Layani 7,88 Juta...
KA PSO Layani 7,88 Juta Pelanggan, Mobilitas Terjangkau Kian Meluas
KAI Perkuat Transformasi...
KAI Perkuat Transformasi Energi Lewat Biodiesel B50
Rekomendasi
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP...
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP Baru, Jaksa Agung Sebut Masih Ada Ketidakseragaman di Lapangan
Berita Terkini
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Infografis
Pakistan Kembangkan...
Pakistan Kembangkan Rudal Canggih Jadi Ancaman bagi AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved