PSBB Jilid II Jakarta Direspons Positif, IHSG Menguat Nyaris 3%

Selasa, 15 September 2020 - 09:15 WIB
loading...
A A A
Penguatan IHSG kemarin berbanding terbalik saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara tiba-tiba mengumumkan kebijakan “gas dan rem” pada pekan lalu. Akibatnya, indeks berakhir anjlok 257,92 poin atau 5,01% ke level 4.891,46 pada penutupan perdagangan di pasar modal Kamis (10/9/2020) kemarin.

Pelemahan indeks akibat dampak dari kebijakan tersebut bahkan sempat dikritisi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. “Beberapa hal yang kita lihat sudah menampakkan hasil positif, berdasarkan indeks sampai dengan kemarin, karena hari ini indeks masih ada ketidakpastian karena announcement Gubernur DKI (Anies Baswedan) tadi malam sehingga indeks tadi pagi sudah di bawah 5.000,” ungkap Airlangga dalam diskusi virtual di Jakarta, Kamis (10/9/2020). (Baca juga: Frank Lampard Yakin Chelsea Musim Ini Makin Tangguh)

Menurutnya, kebijakan “gas dan rem” oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang harus dilakukan dalam kondisi saat ini. Namun, bila rem dilakukan secara mendadak, akan berpengaruh pada faktor ekonomi nasional sebab ekonomi tidak saja dibangun dari faktor fundamental, tapi juga dari sisi sentimen capital market.

“Kalau digas mendadak, itu tentu kita harus menjaga kepercayaan confidence dari publik karena ekonomi tidak semua dari faktor fundamental, tapi juga adanya sentimen, terutama di sektor capital market,” tegasnya.

Secara terpisah pengamat kebijakan publik Eman Sulaeman Nasim menilai para menteri dan pejabat publik di tingkat pusat sebaiknya mendukung keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memberlakukan kembali PSBB secara ketat sebab hal ini telah sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo untuk lebih memprioritaskan perlindungan kesehatan dan nyawa rakyat dari paparan Covid-19 daripada mendahulukan kepentingan dan pertumbuhan ekonomi.

“Harusnya semua pihak termasuk para pejabat di pemerintah pusat mendukung dan menyukseskannya. Apalagi, kebijakan dan keputusan gubernur tersebut sesuai garis besar kebijakan Presiden Jokowi serta sudah melalui koordinasi dengan pemerintah pusat,” kata Eman. (Lihat videonya: DKI Jakarta Kembali Berlakukan PSBB Jilid II Mulai Hari Ini)

Selain membuat gaduh, hal ini juga membingungkan masyarakat. Seharusnya para menteri bisa mengajak gubernur duduk bersama, berdiskusi menanyakan alasan mengapa PSBB ketat dikeluarkan. Sebaliknya, pejabat publik itu juga dapat menyampaikan keberatan-keberatan beserta alasan yang masuk akal kepada gubernur. (Hafid Fuad/Aditya Pratama)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Tipis ke 6.010, Ada 519 Saham Malas Bergerak
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved