AI Journey 2025 Soroti Pentingnya Solusi Berbasis AI dan Kolaborasi Global
Jum'at, 21 November 2025 - 23:43 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu CEO Sber Herman Gref menyampaikan bahwa AI sudah memengaruhi dan akan semakin membentuk seluruh aspek kehidupan, baik kesehatan, sains, pendidikan, ekonomi, dan industri. Gref turut menekankan bahwa salah satu tantangan terbesar saat ini adalah membantu masyarakat beradaptasi dengan perubahan cepat yang dihadirkan teknologi tersebut.
Diskusi pleno tersebut juga menghadirkan para ahli dari Rusia dan berbagai negara untuk membahas beragam transformasi spesifik yang didorong oleh perkembangan AI.
Evgeny Burnaev, profesor fisika dan matematika, serta Kepala AI Center Skoltech, menyampaikan bahwa AI akan mendorong industri berpindah dari sekadar otomatisasi menuju proses yang otonom.
Ke depannya, sistem AI yang saling berinteraksi akan mengelola proses di sektor manufaktur, logistik, energi, hingga layanan publik. Dengan begitu profesi baru seperti spesialis perancang program yang mana dapat memastikan sistem yang aman, terverifikasi, dan terpercaya.
Dr. Ajith Abraham, Rektor Sai University, Chennai, India membahas hasil studi yang dilakukan di bawah naungan International AI Alliance, yang didirikan pada AI Journey 2024.
Hasil studi menunjukkan bahwa AI generatif mempercepat riset ilmiah dan penemuan secara signifikan. Sebelumnya pemahaman industri memakan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun, namun kini dapat dilakukan dalam beberapa hari atau minggu berkat AI.
Chen Qiufan, penulis fiksi ilmiah “AI-2041: Ten Visions for Our Future” dan Presiden Kehormatan Asosiasi Penulis Fiksi Ilmiah Tiongkok, memaparkan visi masa depan di mana setiap orang memiliki dokter AI di ponsel untuk deteksi dini penyakit serta multiagen AI yang berperan sebagai tutor, manajer keuangan, instruktur yoga, dan psikolog, yang menurutnya akan mengubah kehidupan manusia secara fundamental.
Diskusi pleno tersebut juga menghadirkan para ahli dari Rusia dan berbagai negara untuk membahas beragam transformasi spesifik yang didorong oleh perkembangan AI.
Evgeny Burnaev, profesor fisika dan matematika, serta Kepala AI Center Skoltech, menyampaikan bahwa AI akan mendorong industri berpindah dari sekadar otomatisasi menuju proses yang otonom.
Ke depannya, sistem AI yang saling berinteraksi akan mengelola proses di sektor manufaktur, logistik, energi, hingga layanan publik. Dengan begitu profesi baru seperti spesialis perancang program yang mana dapat memastikan sistem yang aman, terverifikasi, dan terpercaya.
Dr. Ajith Abraham, Rektor Sai University, Chennai, India membahas hasil studi yang dilakukan di bawah naungan International AI Alliance, yang didirikan pada AI Journey 2024.
Hasil studi menunjukkan bahwa AI generatif mempercepat riset ilmiah dan penemuan secara signifikan. Sebelumnya pemahaman industri memakan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun, namun kini dapat dilakukan dalam beberapa hari atau minggu berkat AI.
Chen Qiufan, penulis fiksi ilmiah “AI-2041: Ten Visions for Our Future” dan Presiden Kehormatan Asosiasi Penulis Fiksi Ilmiah Tiongkok, memaparkan visi masa depan di mana setiap orang memiliki dokter AI di ponsel untuk deteksi dini penyakit serta multiagen AI yang berperan sebagai tutor, manajer keuangan, instruktur yoga, dan psikolog, yang menurutnya akan mengubah kehidupan manusia secara fundamental.
Lihat Juga :