Crowne Plaza Hadir di Labuan Bajo, Dorong Ekonomi dan Pariwisata NTT
Selasa, 25 November 2025 - 19:58 WIB
loading...
Crowne Plaza Labuan Bajo resmi beroperasi. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Crowne Plaza Labuan Bajo resmi beroperasi sebagai hotel bintang lima terbaru di bawah jaringan global IHG Hotels & Resorts. Hotel yang dikembangkan MMS Land, subholding dari MMSGI itu, diharapkan memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata premium dan pusat kegiatan MICE di kawasan timur Indonesia. Peresmian hotel turut dihadiri Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi beserta jajaran manajemen MMS Land dan MMSGI, serta mitra strategis lintas sektor.
Dengan total 199 kamar, Crowne Plaza Labuan Bajo menawarkan desain modern yang berpadu dengan lanskap perbukitan Flores. Fasilitasnya meliputi ballroom berkapasitas hingga 180 orang, restoran 150 kursi, kolam renang, ruang pertemuan multifungsi, pusat kebugaran, serta fasilitas leisure lainnya. Kehadiran hotel ini juga diproyeksikan mendukung peningkatan rata-rata lama tinggal wisatawan yang saat ini mencapai sekitar empat hari.
“Crowne Plaza Labuan Bajo kami hadirkan dengan 199 kamar, ballroom berkapasitas besar, serta fasilitas lengkap untuk MICE, leisure, dan bisnis. Kehadirannya diharapkan mampu membuka lapangan kerja langsung, memperkuat rantai pasok lokal, dan meningkatkan nilai tambah bagi UMKM dan sektor kreatif daerah,” ujar CEO MMS Land, Andre Chandra Biantoro dalam keterangan tertulis, Selasa (25/11/2025).
Baca Juga: Pembangunan Hotel Bintang 5 Akan Dukung Pengembangan Labuan Bajo
Dia mengatakan kehadiran Crowne Plaza Labuan Bajo membawa dampak nyata bagi perekonomian daerah. Data Disparekrafbud Manggarai Barat mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo telah melampaui 400.000 orang pada 2024.
Tren ini mempertegas posisi daerah tersebut sebagai salah satu pusat pariwisata utama di NTT. Sementara itu, BPS NTT melaporkan sektor akomodasi dan makan minum tumbuh 13,28 persen pada kuartal IV-2024, menunjukkan kuatnya permintaan terhadap fasilitas berstandar internasional.
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyambut positif operasional hotel baru tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi pemerintah dan pelaku industri untuk memperkuat pariwisata berkelanjutan. “Crowne Plaza Labuan Bajo hadir sebagai hotel percontohan di Manggarai Barat, dengan standar layanan yang tinggi, tata kelola yang tertib, serta kepatuhan regulasi yang konsisten,” ujarnya.
Baca Juga: Labuan Bajo Masuk 10 Destinasi Wisata Terbaik di Asia 2026 Versi Condé Nast Traveler
Antusiasme serupa disampaikan Cluster General Manager IHG Hotels & Resorts, Rajiv Srivastava, yang menilai hotel ini mampu menghadirkan pengalaman menginap yang berpadu antara kenyamanan modern dan pesona alam lokal. Ia menyebut hotel tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan tamu bisnis maupun wisata.
Selain mengusung standar internasional, proyek ini tetap mengedepankan pemberdayaan masyarakat lokal. Mayoritas tenaga kerja direkrut dari warga sekitar, sementara MMS Land turut menyalurkan dukungan sosial melalui pemberian bantuan sembako dan dukungan pendidikan bagi anak-anak di Panti Rehabilitasi St. Damian, Binongko.
Dengan total 199 kamar, Crowne Plaza Labuan Bajo menawarkan desain modern yang berpadu dengan lanskap perbukitan Flores. Fasilitasnya meliputi ballroom berkapasitas hingga 180 orang, restoran 150 kursi, kolam renang, ruang pertemuan multifungsi, pusat kebugaran, serta fasilitas leisure lainnya. Kehadiran hotel ini juga diproyeksikan mendukung peningkatan rata-rata lama tinggal wisatawan yang saat ini mencapai sekitar empat hari.
“Crowne Plaza Labuan Bajo kami hadirkan dengan 199 kamar, ballroom berkapasitas besar, serta fasilitas lengkap untuk MICE, leisure, dan bisnis. Kehadirannya diharapkan mampu membuka lapangan kerja langsung, memperkuat rantai pasok lokal, dan meningkatkan nilai tambah bagi UMKM dan sektor kreatif daerah,” ujar CEO MMS Land, Andre Chandra Biantoro dalam keterangan tertulis, Selasa (25/11/2025).
Baca Juga: Pembangunan Hotel Bintang 5 Akan Dukung Pengembangan Labuan Bajo
Dia mengatakan kehadiran Crowne Plaza Labuan Bajo membawa dampak nyata bagi perekonomian daerah. Data Disparekrafbud Manggarai Barat mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo telah melampaui 400.000 orang pada 2024.
Tren ini mempertegas posisi daerah tersebut sebagai salah satu pusat pariwisata utama di NTT. Sementara itu, BPS NTT melaporkan sektor akomodasi dan makan minum tumbuh 13,28 persen pada kuartal IV-2024, menunjukkan kuatnya permintaan terhadap fasilitas berstandar internasional.
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyambut positif operasional hotel baru tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi pemerintah dan pelaku industri untuk memperkuat pariwisata berkelanjutan. “Crowne Plaza Labuan Bajo hadir sebagai hotel percontohan di Manggarai Barat, dengan standar layanan yang tinggi, tata kelola yang tertib, serta kepatuhan regulasi yang konsisten,” ujarnya.
Baca Juga: Labuan Bajo Masuk 10 Destinasi Wisata Terbaik di Asia 2026 Versi Condé Nast Traveler
Antusiasme serupa disampaikan Cluster General Manager IHG Hotels & Resorts, Rajiv Srivastava, yang menilai hotel ini mampu menghadirkan pengalaman menginap yang berpadu antara kenyamanan modern dan pesona alam lokal. Ia menyebut hotel tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan tamu bisnis maupun wisata.
Selain mengusung standar internasional, proyek ini tetap mengedepankan pemberdayaan masyarakat lokal. Mayoritas tenaga kerja direkrut dari warga sekitar, sementara MMS Land turut menyalurkan dukungan sosial melalui pemberian bantuan sembako dan dukungan pendidikan bagi anak-anak di Panti Rehabilitasi St. Damian, Binongko.
(nng)
Lihat Juga :