Babak Baru Kerja Sama BPS–ABS, Sinergi untuk Statistik Modern dan Terpercaya

Selasa, 02 Desember 2025 - 14:16 WIB
loading...
Babak Baru Kerja Sama...
Badan Pusat Statistik (BPS) dan Australian Bureau of Statistics (ABS) resmi menandatangani pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) periode 2025-2029. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) dan Australian Bureau of Statistics (ABS) resmi menandatangani pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) periode 2025-2029, menandai tiga puluh tahun kemitraan erat antara Indonesia dan Australia dalam pengembangan statistik resmi. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting bagi upaya modernisasi statistik nasional di tengah dinamika global yang semakin cepat.

Selama tiga dekade, kerja sama BPS–ABS menjadi salah satu fondasi dalam peningkatan kualitas data Indonesia. Melalui MoU terbaru, kedua lembaga sepakat memperkuat kolaborasi di empat area strategis. Pertama, peningkatan kualitas statistik resmi negara, khususnya neraca nasional, statistik harga, statistik produksi, dan statistik lingkungan. BPS dan ABS berkomitmen membangun sistem statistik yang lebih berkualitas dan efisien dengan mengacu pada standar proses bisnis statistik internasional. Kedua, percepatan modernisasi statistik melalui adopsi metodologi mutakhir, pemanfaatan data administratif dan big data untuk statitik resmi, hingga penerapan machine learning.

Ketiga, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang statistik. Keempat, memperkuat keterlibatan Indonesia dalam forum statistik internasional. "Hubungan antara BPS dan ABS telah terjalin dengan baik lebih dari tiga dekade. Sejak MoU pertama kali ditandatangani pada tahun 1995, kerjasama antara dua lembaga telah memperkuat metodologi statistik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, peningkatan sistem digital, dan mendorong adopsi praktik baik internasional," ujar Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti pada kegiatan penandatanganan di Bali, Senin (1/12).

Baca Juga: Inflasi November Terjaga, Harga Pangan Relatif Stabil Jelang Akhir Tahun

Pembaruan MoU ini selaras dengan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang menekankan kemitraan yang memberi manfaat konkret bagi kepentingan nasional. Selaras dengan kebijakan luar negeri Bapak Presiden Prabowo yang memperkuat hubungan diplomatik dan kerjasama dengan Australia.

”Tahun ini menandai tiga puluh tahun kerjasama yang erat antara ABS dan BPS. Selama kurun waktu tersebut, kolaborasi ini telah memberikan manfaat yang besar bagi kedua institusi. Pembaruan MoU hari ini juga menjadi langkah ABS dan BPS untuk berkembang bersama, melangkah untuk masa depan, dan saling menghormati kerjasama yang telah berlangsung lama ini," ungkap The Australian Statistician atau Kepala ABS, David Gruen menyampaikan apresiasinya atas kerjasama BPS-ABS.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Perkuat Ekosistem Usaha...
Perkuat Ekosistem Usaha di Kaltara, Askrindo Jalin Kerja Sama Strategis dengan DPP APINDO Kota Tarakan
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Rekomendasi
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
10 Tahun Arbitrase Laut...
10 Tahun Arbitrase Laut China Selatan Tak Mempan, Saatnya Mulai Perundingan COC
Berita Terkini
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved