Berpartisipasi di Manufacturing Indonesia 2025, JETRO Hadirkan Japan Pavilion

Rabu, 03 Desember 2025 - 20:31 WIB
loading...
Berpartisipasi di Manufacturing...
JETRO menyediakan Japan Pavilion di Manufacturing Indonesia 2025, dengan tujuan memperluas jaringan penjualan bagi perusahaan Jepang yang sudah beroperasi di Indonesia. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Indonesia telah menetapkan target untuk meningkatkan kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB menjadi 28% di 100 tahun kemerdekaannya. Pada 2022, angka tersebut berada di 18,3%.

Indonesia berencana mengembangkan sektor manufaktur dengan meningkatkan produktivitas dan kualitas, sambil memberlakukan pembatasan impor untuk meningkatkan proporsi bahan baku yang dipasok secara lokal. Hal ini diperkirakan memerlukan investasi modal, seperti memperkenalkan teknologi canggih (dari Jepang) yang diproduksi di Indonesia dan mengimpor mesin manufaktur Jepang. Baca juga: Manufacturing Indonesia Series 2025 Dorong Inovasi Industri Manufaktur Nasional

Manufacturing Indonesia adalah salah satu pameran terbesar di ASEAN yang didedikasikan untuk industri manufaktur di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Dari 17 perusahaan yang berpartisipasi, 15 di antaranya adalah perusahaan Jepang yang memiliki basis di Indonesia. Sementara dua perusahaan lainnya tidak memiliki basis di Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Organisasi Perdagangan Luar Negeri Jepang (JETRO) menyediakan Japan Pavilion dengan tujuan memperluas jaringan penjualan bagi perusahaan Jepang yang sudah beroperasi di Indonesia. Termasuk untuk mempromosikan ekspor dari Jepang.

Selain itu, JETRO ingin berkontribusi dalam meningkatkan tingkat pengadaan lokal baik bagi produsen Jepang maupun non-Jepang di Indonesia. JETRO juga berupaya meningkatkan kualitas produk di sektor manufaktur Indonesia dengan memperkenalkan teknologi canggih dari Jepang.

Keunggulan produk Jepang bukan hanya terletak pada kualitasnya. Perusahaan Jepang tidak hanya menjual produk, tetapi juga menyediakan layanan pemeliharaan pasca penjualan.

Pelayanan pemeliharaan inilah yang menjadi keunggulan perusahaan Jepang. Satu perusahaan dapat menangani mulai dari desain dan konstruksi hingga pemeliharaan, bahkan konsultasi mengenai bahan produk.

Misalnya, di antara perusahaan yang berpartisipasi di Japan Pavilion, PT. AQ Business Solution Indonesia menyediakan solusi untuk industri manufaktur dengan memanfaatkan AI dan IoT. Mereka mengatasi masalah yang dihadapi di lokasi produksi, pengurangan biaya produksi, efektivitas produksi, dan meningkatkan kualitas. Baca juga: Perusahaan Jepang di Indonesia Serap 10.000 Pekerja Magang di 2023

Mereka juga menawarkan teknologi yang berkontribusi pada upaya perlindungan lingkungan, penghematan energi, dan netralitas karbon, bidang di mana Jepang unggul. Selain itu, PT Daiki Axis Indonesia mengadakan sesi konsultasi gratis mengenai standar baru tahun 2025 untuk pengolahan dan pembuangan limbah air. Mereka menawarkan layanan satu atap yang mencakup manufaktur lokal, penjualan, dan pemeliharaan; mendukung produsen dalam upaya kepatuhan lingkungan mereka.

Sejak 2024, Japan Pavilion diadakan dengan desain booth yang juga mencakup Tokyo Metropolitan Small and Medium Enterprise Support Center(Tokyo-SME Hall D2 9117A-9117P) dan Osaka Business Development Agency(OBDA Hall D1 8617). Pendekatan ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa Japan Pavilion tidak hanya mewadahi JETRO, tetapi Jepang secara keseluruhan.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Blibli Gelar Pameran...
Blibli Gelar Pameran Teknologi di GI, Tawarkan Kemudahan Tukar Tambah Gadget
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Pameran Weaving Wonders...
Pameran Weaving Wonders Angkat Peran Perempuan NTT
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Rekomendasi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved