Buyback Bank Mandiri Diyakini Bisa Menjaga Kepercayaan Pasar

Jum'at, 05 Desember 2025 - 23:21 WIB
loading...
Buyback Bank Mandiri...
Aksi Bank Mandiri yang akan melakukan pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp1,17 triliun dinilai bisa menjaga kepercayaan pasar di tengah volatilitas harga saham perbankan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Aksi PT Bank Mandiri Tbk yang akan melakukan pembelian kembali saham ( buyback ) senilai Rp1,17 triliun dinilai bisa menjaga kepercayaan pasar di tengah volatilitas harga saham perbankan . Aksi tersebut dipandang sebagai sinyal positif bagi investor bahwa Bank Mandiri tetap menjadi pilihan investasi yang menarik.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas PGRI Semarang Heri Prabowo menilai langkah buyback Bank Mandiri tergolong konservatif dan lebih menekankan pada aspek psikologis ketimbang fundamental. Tujuan utamanya memperbaiki kinerja keuangan dan memberi sinyal ke pasar.

“Sinyal bahwa manajemen berkomitmen menjaga stabilitas harga saham dan keyakinan investor,” ujarnya dikutip Jumat (5/12/2025).

Baca Juga: Buyback Saham BMRI Perkuat Kepercayaan Investor

Heri menambahkan bahwa aksi buyback berpotensi meningkatkan laba per saham (earning per share/EPS) melalui pengurangan jumlah saham beredar. Buyback bisa memperbaiki rasio keuangan, terutama EPS.

“Sehingga valuasi saham menjadi lebih menarik di mata investor,” kata Heri.



Namun Ia mengingatkan bahwa buyback bukan tanpa tantangan. Penggunaan dana yang terlalu besar dapat mengurangi fleksibilitas perusahaan dalam melakukan ekspansi atau investasi baru.

“Kalau buyback dilakukan hanya untuk mempercantik citra tanpa disertai perbaikan fundamental, justru bisa mengecewakan pasar,” tegasnya.

Baca Juga: Tips MotionTrade: 2 Keuntungan Buyback Saham untuk Investor

Heri juga menyoroti pandangan sebagian pihak yang menilai buyback berisiko mengurangi likuiditas saham di pasar dan berpotensi merugikan pemegang saham minoritas. Meski begitu, dari sisi fundamental, Bank Mandiri dinilai masih memiliki kinerja yang kuat.

Hingga akhir September 2025, pertumbuhan kredit tercatat sekitar 11% year-on-year, sementara total aset konsolidasinya naik 10,3% menjadi sekitar Rp2.563 triliun.

Meski profitabilitas sempat tertekan, kualitas aset Bank Mandiri tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah hanya sekitar 1,03% dan rasio permodalan di atas 20%. Kondisi itu memberi ruang bagi manajemen untuk melaksanakan buyback tanpa mengganggu ekspansi bisnis.

“Dari sisi nominal, nilai buyback Rp1,17 triliun masih relatif kecil, hanya sekitar 0,27% dari kapitalisasi pasar dan 0,65% dari laba bersih tahunan. Secara finansial aman, tapi dampaknya terhadap harga saham mungkin belum signifikan,” jelas Heri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Rupiah Terus Tergerus,...
Rupiah Terus Tergerus, OJK Sebut Industri Perbankan RI Masih Memadai Hadapi Ancaman
BSSN-Asbanda Kolaborasi...
BSSN-Asbanda Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber Perbankan Daerah
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
MotionBank Aplikasi...
MotionBank Aplikasi Perbankan Digital Bikin Transaksi Lebih Praktis
Bank Mandiri Ramal Ekonomi...
Bank Mandiri Ramal Ekonomi RI Kuartal II Melambat Tak Sampai 5,6%
MJM 2026 Jadi Gelaran...
MJM 2026 Jadi Gelaran Terbesar dan Penggerak Ekonomi Kerakyatan Yogyakarta
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Rekomendasi
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved