Penguatan HSE Dorong Efisiensi Operasional di Sektor Manufaktur
Senin, 08 Desember 2025 - 18:50 WIB
loading...
Synergy Solusi Group (SSG) menutup partisipasinya dalam ajang Manufacturing Indonesia 2025. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Synergy Solusi Group (SSG) menutup partisipasinya dalam ajang Manufacturing Indonesia 2025 dengan pencapaian strategis melalui penyelenggaraan HSE Championship, kompetisi keselamatan kerja nasional perdana yang digelar bersama Pamerindo Indonesia di JIExpo Kemayoran pada 6 Desember 2025. Program ini menjadi salah satu kontribusi penting SSG dalam memperkuat budaya keselamatan di sektor manufaktur yang tengah mencatat pertumbuhan 5,58 persen (yoy) pada kuartal III-2025.
Kompetisi tersebut mempertemukan 12 tim dari berbagai perusahaan manufaktur terkemuka seperti PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, PT Nutrifood Indonesia, Mondelez Indonesia, dan Panasonic Industrial Components. Melalui pendekatan berbasis Certified Safety Professional (CSP), ajang ini dirancang untuk menilai kemampuan teknis keselamatan secara objektif sebagai bagian dari upaya mendorong efisiensi dan produktivitas industri.
"Tahun ini kami menunjukkan bahwa keselamatan bukan sekadar kepatuhan, tetapi fondasi produktivitas dan keberlanjutan. HSE Championship, Kaizen Clinic, dan SHE Mastery Session kami rancang untuk memberikan ruang bagi industri dalam mengukur dan memperkuat kapabilitas tim secara objektif," ujar Chief Marketing Officer SSG, Hisyam dalam keterangannya, Senin (8/12/2025).
Baca Juga: Manufacturing Indonesia Series 2025 Dorong Inovasi Industri Manufaktur Nasional
Babak final HSE Championship berlangsung dalam tiga zona penilaian yang mencakup penguasaan prinsip dasar keselamatan melalui segmen Cepat Tepat, analisis risiko melalui studi kasus visual pada tahap Analisis Skenario, serta keterampilan teknis langsung pada zona Simulasi Prosedural. Peserta diuji dalam prosedur Lockout/Tagout hingga audit keselamatan kebakaran sebagai simulasi risiko operasional nyata.
Selain kompetisi, SSG juga menghadirkan edukasi yang menjadi daya tarik utama pengunjung pameran. Booth bertema One Stop HSSEE Solutions menjadi ruang diskusi bagi ribuan peserta melalui SHE Mastery Session yang mengulas metodologi prediktif seperti Bowtie Analysis serta Kaizen Clinic, forum konsultasi personal mengenai efisiensi proses dan penerapan SMK3.
Baca Juga: Industri Kecantikan Terbukti Tangguh, Beauty World Ekspansi dengan Gerai Baru
Inisiatif pendidikan dan kompetisi keselamatan dari SSG mendapat apresiasi dari Pamerindo Indonesia. Portfolio Director Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie, menyebut antusiasme yang tinggi menunjukkan bahwa kompetensi keselamatan kini menjadi prioritas pelaku industri seiring meningkatnya kebutuhan akan standar operasional yang lebih aman dan efisien.
Melalui rangkaian program tersebut, SSG menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi industri manufaktur menuju operasi yang lebih aman, produktif, dan berkelanjutan, sejalan dengan tuntutan daya saing sektor manufaktur nasional.
Kompetisi tersebut mempertemukan 12 tim dari berbagai perusahaan manufaktur terkemuka seperti PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, PT Nutrifood Indonesia, Mondelez Indonesia, dan Panasonic Industrial Components. Melalui pendekatan berbasis Certified Safety Professional (CSP), ajang ini dirancang untuk menilai kemampuan teknis keselamatan secara objektif sebagai bagian dari upaya mendorong efisiensi dan produktivitas industri.
"Tahun ini kami menunjukkan bahwa keselamatan bukan sekadar kepatuhan, tetapi fondasi produktivitas dan keberlanjutan. HSE Championship, Kaizen Clinic, dan SHE Mastery Session kami rancang untuk memberikan ruang bagi industri dalam mengukur dan memperkuat kapabilitas tim secara objektif," ujar Chief Marketing Officer SSG, Hisyam dalam keterangannya, Senin (8/12/2025).
Baca Juga: Manufacturing Indonesia Series 2025 Dorong Inovasi Industri Manufaktur Nasional
Babak final HSE Championship berlangsung dalam tiga zona penilaian yang mencakup penguasaan prinsip dasar keselamatan melalui segmen Cepat Tepat, analisis risiko melalui studi kasus visual pada tahap Analisis Skenario, serta keterampilan teknis langsung pada zona Simulasi Prosedural. Peserta diuji dalam prosedur Lockout/Tagout hingga audit keselamatan kebakaran sebagai simulasi risiko operasional nyata.
Selain kompetisi, SSG juga menghadirkan edukasi yang menjadi daya tarik utama pengunjung pameran. Booth bertema One Stop HSSEE Solutions menjadi ruang diskusi bagi ribuan peserta melalui SHE Mastery Session yang mengulas metodologi prediktif seperti Bowtie Analysis serta Kaizen Clinic, forum konsultasi personal mengenai efisiensi proses dan penerapan SMK3.
Baca Juga: Industri Kecantikan Terbukti Tangguh, Beauty World Ekspansi dengan Gerai Baru
Inisiatif pendidikan dan kompetisi keselamatan dari SSG mendapat apresiasi dari Pamerindo Indonesia. Portfolio Director Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie, menyebut antusiasme yang tinggi menunjukkan bahwa kompetensi keselamatan kini menjadi prioritas pelaku industri seiring meningkatnya kebutuhan akan standar operasional yang lebih aman dan efisien.
Melalui rangkaian program tersebut, SSG menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi industri manufaktur menuju operasi yang lebih aman, produktif, dan berkelanjutan, sejalan dengan tuntutan daya saing sektor manufaktur nasional.
(nng)
Lihat Juga :