Holding BUMN Danareksa Buka Pintu Ekspor bagi UMKM di Kuala Lumpur

Selasa, 09 Desember 2025 - 17:33 WIB
loading...
Holding BUMN Danareksa...
Lateral Thinking - Business Matching UMKM yang digelar pada 4-6 Desember 2025 di Kuala Lumpur. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Danareksa (Persero) atau Holding BUMN Danareksa kembali membuktikan komitmennya dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia untuk go global. Melalui perhelatan "Lateral Thinking - Business Matching UMKM" yang digelar pada 4-6 Desember 2025 di Kuala Lumpur, Holding BUMN Danareksa berhasil mencatatkan antusiasme luar biasa dengan total pengunjung mencapai 10.000 orang selama dua hari pameran.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Holding BUMN Danareksa bersama enam anggota holding, yakni PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Kawasan Industri Medan, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, dan PT Nindya Karya.



Sebanyak 9 UMKM terpilih dari berbagai sektor seperti fashion, kuliner, kriya, hingga mainan edukatif diboyong untuk menjajaki pasar Malaysia dan sekitarnya. Langkah ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) unggulan perusahaan, Sustainable Environmental Movement for Action & Responsibility atau SEMAR Ekonomi yang bertujuan menciptakan UMKM tangguh, berkualitas, dan berdaya saing.

Corporate Secretary & CSR PT Danareksa (Persero), Agus Widjaja, menyatakan bahwa kehadiran Danareksa di Kuala Lumpur merupakan langkah konkret untuk mempertemukan produk lokal dengan buyers internasional.

"Lateral Thinking menjadi arena strategis untuk mengubah pola pikir UMKM binaan kami dengan melihat, menemukan, dan belajar langsung tentang standarisasi global, khususnya standar produk halal dan inovasi yang menjadi preferensi pasar Malaysia. Besarnya antusiasme pengunjung ini membuktikan bahwa produk UMKM Indonesia sangat diminati pasar regional jika dikurasi dan didampingi dengan benar, mulai dari kemasan, legalitas, hingga kapasitas produksi," kata Agus dalam pernyataannya, Selasa (9/12/2025).

Baca Juga: Dukung Pengurangan Emisi Karbon, Danareksa Tanam 10.000 Pohon di 7 Kawasan Industri

Selama pameran berlangsung, booth UMKM Holding BUMN Danareksa dipadati oleh pengunjung yang terdiri dari masyarakat umum, diaspora, hingga perwakilan asosiasi bisnis dari Malaysia, Singapura, dan Thailand. Produk-produk yang mengusung konsep keberlanjutan (sustainability) dan warisan budaya (heritage) menjadi primadona.

Agus mengungkapkan, beberapa produk unggulan yang menarik perhatian buyers antara lain Aruna Creative (Yogyakarta) dengan produk fashion ramah lingkungan, Green Star (Malang) dengan olahan makanan sehat berbahan MOCAF, Batik Semburat (Yogyakarta), serta mainan edukatif Asyifa Toys (Jakarta).

Sebagai informasi, Holding BUMN Danareksa saat ini menaungi sekitar 1.000 UMKM. Program di Kuala Lumpur ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan kegiatan serupa di Johor Bahru pada tahun 2024, di mana Danareksa berhasil membuka akses pasar baru bagi mitra binaannya.

Baca Juga: 7 Kawasan Industri Siap Jadi Gerbang Investasi Manufaktur Global

Dukungan juga mengalir dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur. First Secretary KBRI, Maria Kusumanegari, turut hadir memberikan dukungan penuh dalam memfasilitasi business matching antara delegasi Indonesia dengan mitra bisnis setempat.

"Holding BUMN Danareksa berkomitmen untuk memberikan akses pasar dan pendampingan standarisasi agar UMKM kita benar-benar menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan unggul di pasar dunia. Melalui inisiatif ini, kami berharap tercipta kontrak dagang jangka panjang yang berkelanjutan, sehingga memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat khususnya UMKM yang selaras dengan Asta Cita," tutup Agus Widjaja.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Rekomendasi
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Efisiensi Anggaran,...
Efisiensi Anggaran, BGN Hentikan Sementara MBG saat Libur Sekolah 22 Juni-13 Juli 2026
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Berita Terkini
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved