Perkuat Daya Saing, Krakatau Posco Konsisten Dorong Produktivitas
Selasa, 09 Desember 2025 - 22:46 WIB
loading...
Krakatau Posco menerima Penghargaan Paramakarya 2025 dari Kementerian Ketenagakerjaan. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Krakatau Posco kembali meneguhkan komitmennya dalam mendorong produktivitas nasional dan daya saing industri. Komitmen tersebut diakui secara resmi melalui diraihnya Penghargaan Paramakarya 2025 dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dalam ajang Naker Inspirational and Leadership Award 2025 di Jakarta.
Penghargaan tertinggi ini diberikan kepada perusahaan yang berhasil mencapai tingkat penerapan Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas sebesar 85% hingga 100%. Kriteria tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 156 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas.
Direktur Human Resources & General Affairs Krakatau Posco, Iip Arief Budiman, menyatakan bahwa capaian ini adalah buah dari dedikasi seluruh insan perusahaan.
"Penghargaan ini mencerminkan kerja keras seluruh karyawan dan komitmen kami untuk menjaga budaya produktivitas di semua lini. Kami percaya bahwa peningkatan produktivitas bukan hanya tentang angka, tetapi tentang bagaimana setiap orang berkembang dan memberikan kontribusi terbaik," ujarnya usai menerima penghargaan dari Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, baru-baru ini.
Baca Juga: Tingkatkan Efisiensi, Krakatau Posco Operasikan Gudang Baru
Proses penilaian yang dilalui Krakatau Posco sangat ketat, melibatkan verifikasi mendalam dan kunjungan lapangan oleh tim Kemnaker pada Agustus dan November 2025. Aspek yang dinilai mencakup inovasi, efektivitas program, perbaikan tata kelola, serta kontribusi nyata perusahaan terhadap pembangunan ketenagakerjaan.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menegaskan bahwa pencapaian tersebut menempatkan Krakatau Posco dalam kategori unggul. Sementara itu, Menteri Yassierli menyampaikan strategi pemerintah untuk memperkuat produktivitas nasional dengan mengembangkan balai pelatihan kerja menjadi pusat pendampingan produktivitas, khususnya bagi sektor manufaktur.
Baca Juga: Krakatau Posco Pacu Daya Saing Global Lewat Produk Baja Rendah Karbon
Pencapaian Paramakarya 2025 ini bukanlah yang pertama bagi Krakatau Posco, melainkan kelanjutan dari prestasi serupa sebelumnya, Siddhakarya 2024. Perusahaan tidak hanya menerapkan sistem secara internal, tetapi juga aktif berkontribusi dalam penyusunan buku praktik terbaik produktivitas nasional bersama Kemnaker.
Penghargaan ini semakin mengokohkan reputasi Krakatau Posco sebagai perusahaan yang konsisten berinvestasi dalam peningkatan produktivitas, yang pada akhirnya bertujuan untuk memperkuat daya saing industri baja Indonesia di kancah global.
Penghargaan tertinggi ini diberikan kepada perusahaan yang berhasil mencapai tingkat penerapan Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas sebesar 85% hingga 100%. Kriteria tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 156 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas.
Direktur Human Resources & General Affairs Krakatau Posco, Iip Arief Budiman, menyatakan bahwa capaian ini adalah buah dari dedikasi seluruh insan perusahaan.
"Penghargaan ini mencerminkan kerja keras seluruh karyawan dan komitmen kami untuk menjaga budaya produktivitas di semua lini. Kami percaya bahwa peningkatan produktivitas bukan hanya tentang angka, tetapi tentang bagaimana setiap orang berkembang dan memberikan kontribusi terbaik," ujarnya usai menerima penghargaan dari Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, baru-baru ini.
Baca Juga: Tingkatkan Efisiensi, Krakatau Posco Operasikan Gudang Baru
Proses penilaian yang dilalui Krakatau Posco sangat ketat, melibatkan verifikasi mendalam dan kunjungan lapangan oleh tim Kemnaker pada Agustus dan November 2025. Aspek yang dinilai mencakup inovasi, efektivitas program, perbaikan tata kelola, serta kontribusi nyata perusahaan terhadap pembangunan ketenagakerjaan.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menegaskan bahwa pencapaian tersebut menempatkan Krakatau Posco dalam kategori unggul. Sementara itu, Menteri Yassierli menyampaikan strategi pemerintah untuk memperkuat produktivitas nasional dengan mengembangkan balai pelatihan kerja menjadi pusat pendampingan produktivitas, khususnya bagi sektor manufaktur.
Baca Juga: Krakatau Posco Pacu Daya Saing Global Lewat Produk Baja Rendah Karbon
Pencapaian Paramakarya 2025 ini bukanlah yang pertama bagi Krakatau Posco, melainkan kelanjutan dari prestasi serupa sebelumnya, Siddhakarya 2024. Perusahaan tidak hanya menerapkan sistem secara internal, tetapi juga aktif berkontribusi dalam penyusunan buku praktik terbaik produktivitas nasional bersama Kemnaker.
Penghargaan ini semakin mengokohkan reputasi Krakatau Posco sebagai perusahaan yang konsisten berinvestasi dalam peningkatan produktivitas, yang pada akhirnya bertujuan untuk memperkuat daya saing industri baja Indonesia di kancah global.
(nng)
Lihat Juga :