Harga Bitcoin Ambles di Bawah USD90.000 saat Investor Harap-harap Cemas

Jum'at, 12 Desember 2025 - 07:27 WIB
loading...
Harga Bitcoin Ambles...
Mata uang kripto mengalami kejatuhan ketika Bitcoin (BTC-USD) kembali ke posisi di bawah USD90.000 atau setara Rp1,4 miliar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Mata uang kripto mengalami kejatuhan ketika harga Bitcoin (BTC-USD) kembali ke posisi di bawah USD90.000 atau setara Rp1,4 miliar. Pelemahan kripto ini menandakan kegelisahan pasar tentang keuntungan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang bakal membebani saham teknologi.

Sentimen risiko menyusut setelah prospek laba dan pendapatan perusahaan cloud AS, Oracle meleset dari perkiraan dan para eksekutif menyoroti pengeluaran yang lebih tinggi - sebuah tanda bahwa belanja infrastruktur AI tidak menghasilkan keuntungan secepat yang diharapkan para investor.

Baca Juga: Rebound Usai Likuidasi Besar, Harga Bitcoin Melonjak Lebih Rp1,5 Miliar

Bitcoin pada sesi terakhir turun 2,5% menjadi USD90.056,24, sementara ether turun 4,3% menjadi USD3.196,62, menghapus tren keuntungan dua hari terakhir. Kejatuhan mata uang kripto memperpanjang pelemahan yang dimulai pada sesi perdagangan AS pada Rabu setelah Federal Reserve menurunkan suku bunga.



Saham-saham di Asia turun dan kontrak berjangka menunjukkan pembukaan yang lebih rendah di Eropa dan Amerika Serikat. "Apa yang kami lihat tadi malam adalah meskipun aset berisiko berkinerja baik, crypto tampaknya tidak terlalu peduli tentang hal itu," kata Tony Sycamore, analis pasar di IG di Sydney.

"Crypto perlu melihat bukti yang lebih meyakinkan bahwa penurunan yang kita lihat dari penjualan tanggal 10 Oktober telah selesai, dan pada saat ini tampaknya itu belum terjadi," sambungnya.

Baca Juga: Shutdown AS Berakhir, Harga Bitcoin Tergelincir di Bawah USD100.000

Standard Chartered pada hari Selasa memangkas ekspektasinya bahwa bitcoin akan mencapai USD200.000 pada akhir 2025, menurunkan perkiraannya menjadi USD100.000.

"Kami berpikir pembelian oleh perusahaan treasury aset digital Bitcoin kemungkinan sudah berakhir," kata Geoff Kendrick, kepala global riset aset digital di Standard Chartered.

"Akibatnya, kami sekarang berpikir kenaikan harga Bitcoin di masa depan kemungkinan hanya akan didorong oleh satu faktor saja- pembelian ETF," bebernya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Investor Mulai Rasional dan Tinggalkan Tren FOMO
Bitcoin Tembus USD80.000,...
Bitcoin Tembus USD80.000, Didorong Arus ETF dan Sentimen Global
Bitcoin Rebound Dekati...
Bitcoin Rebound Dekati USD79.500, Momentum Positif di Tengah Gejolak Geopolitik
Perluas Akses Investasi...
Perluas Akses Investasi Crypto di Indonesia, TRIV Group Gandeng Indomaret
Lewati Selat Hormuz...
Lewati Selat Hormuz Wajib Bayar Iran Pakai Bitcoin, Bagaimana Nasib Kapal Tanker RI?
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Upbit Indonesia Perkuat...
Upbit Indonesia Perkuat Literasi Blockchain Lewat Peresmian Web3 Education Center
Prediksi Harga Kripto...
Prediksi Harga Kripto Pakai AI Semakin Tren, Upbit: Investor Tetap Perlu Hati-Hati
Rekomendasi
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Berita Terkini
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved