ESDM Buka Peluang Tambah Kuota Impor BBM SPBU Swasta Tahun Depan

Jum'at, 12 Desember 2025 - 16:24 WIB
loading...
ESDM Buka Peluang Tambah...
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung. FOTO/Iqbal Dwi P
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang untuk menambah kuota impor SPBU swasta tahun depan. Hal ini menimbang kekurangan stok BBM SPBU swasta yang terjadi akhir-akhir ini.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, skema pemberian kuota impor tahun depan untuk operator SPBU akan menimbang aspek kebutuhan tahun 2025. Ketika permintaan SPBU swasta meningkatkan tahun ini, yang terlihat dari tambahan pemenuhan impor lewat PT Pertamina Patra Niaga, maka menjadi bagian evaluasi untuk pemberian kuota impor tahun depan.

"Seperti tahun 2025 ini kan total penjualan mereka akhirnya kita lebihkan 10 persen (dari tahun 2024). Sesuai dengan pertumbuhan permintaan. Jadi ini (pemberian kuota impor) juga lagi di evaluasi oleh Dirjen Migas," ujar Yuliot saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (12/12/2025).

Baca Juga: Sah! 4 SPBU Swasta Dapat Pasokan BBM dari Pertamina, Shell Masuk Bulan Ini

Yuliot menambahkan, bulan Desember ini operator SPBU baik swasta maupun Pertamina sudah bisa mengajukan kuota impor untuk kebutuhan di tahun 2026. Pengajuan tersebut sesuai dengan hasil penjualan BBM di tahun ini.

"Jadi untuk kuota, ini kan saat ini ini badan usaha swasta termasuk PT Pertamina, kalau memang itu ada impor. Mereka sudah bisa mengajukan kuota untuk tahun depan. Jadi ini berdasarkan penjualan 2025," lanjutnya.

Baca Juga: Stok BBM SPBU Swasta Masih Kosong, Dirut Pertamina Bilang Begini

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga telah memasok impor BBM tambahan kepada operator SPBU swasta. Hal ini melanjuti kekurangan stok di sejumlah SPBU swasta beberapa waktu terakhir.



Pertamina mencatat total BBM yang disalurkan kepada 4 operator SPBU swasta yakni 430 ribu barel, untuk memenuhi stok hingga akhir tahun 2025 saja. Sebelum mereka memdapatkan kuota impor baru dari Pemerintah.

Shell Indonesia mengimpor tambahan BBM sebanyak 100 ribu barel pada bulan ini. BP-AKR diketahui membeli tambahan BBM dari pertamina sebanyak 200 ribu barel, sementara sisanya dibeli oleh Vivo.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Harga BBM SPBU Swasta...
Harga BBM SPBU Swasta Meroket, Solar Milik Vivo dan BP Tembus Rp30.890 per Liter
Indonesia Resmi Impor...
Indonesia Resmi Impor Minyak Rusia 150 Juta Barel, Setara Setengah Kebutuhan BBM Nasional
Viral! Aksi Slay Menteri...
Viral! Aksi Slay Menteri Bahlil Matikan Lampu Kantor dan Pulang Naik Ioniq 5
SPBU Swasta Bertahan...
SPBU Swasta Bertahan di Tengah Kelangkaan Stok BBM
Drama Bensin Etanol:...
Drama Bensin Etanol: Kandungan Tak Diundang yang Ditolak SPBU Swasta
Rekomendasi
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Infografis
Prodi Paling Banyak...
Prodi Paling Banyak Dibutuhkan Selama 5 Tahun ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved