PPEI Gelar Munas 2025, Bahas Masa Depan dan Tantangan Industri Vape

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:28 WIB
loading...
PPEI Gelar Munas 2025,...
Persatuan Pengusaha E-Cigarette Indonesia (PPEI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2025 dengan tema The Future of Vape Industry. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Persatuan Pengusaha E-Cigarette Indonesia (PPEI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2025 dengan tema “The Future of Vape Industry”. Acara yang berlangsung lebih komprehensif ini menekankan pentingnya sinergi strategis antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga riset untuk menghadapi tantangan regulasi dan mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Sebagai agenda utama, sebuah talkshow menghadirkan perwakilan dari berbagai instansi kunci, termasuk Kementerian Perindustrian, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Badan Narkotika Nasional (BNN). Diskusi difokuskan pada evaluasi capaian industri, proyeksi 2026, dan kesiapan pelaku usaha menyongsong regulasi yang semakin kompleks.

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian, Merrijanti Punguan Pintaria, menegaskan bahwa masa depan industri vape bergantung pada komitmen bersama. "Pelaku usaha harus menjaga solidaritas dan berkomitmen pada standar produksi yang aman dan berkualitas," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga: Pedagang Tolak Larangan Penjualan Rokok di Pasar Tradisional

Ia menambahkan, konsep masa depan industri hanya dapat terwujud jika terdapat keselarasan antara dinamika bisnis dan pemenuhan regulasi yang ditetapkan pemerintah. Harmonisasi ini dinilai krusial untuk menciptakan iklim usaha yang sehat dan bertanggung jawab.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukses Teknologi Perluas...
Sukses Teknologi Perluas Distribusi DWAY, PT Delta Perkuat Akses Produk Resmi
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Green and Smart Port, Dukung Daya Saing Industri dan Logistik
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Intelektual NU: Yang...
Intelektual NU: Yang Diharamkan adalah Penyalahgunaan Vape untuk Narkotika, Jangan Dipelintir
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Rekomendasi
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Berita Terkini
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved