KKI Ungkap Galon Lanjut Usia Masih Beredar Luas di Jabodetabek
Senin, 15 Desember 2025 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
Dari sisi kondisi fisik, investigasi KKI menemukan 80 persen galon tampak buram dan kusam, sementara 55 persen lainnya berada dalam kondisi lusuh dan berdebu. Kondisi tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan kualitas dan kebersihan dalam rantai distribusi galon guna ulang.
Baca Juga: Isu Bahaya Galon Guna Ulang Dinilai Berpotensi Rugikan Pelaku UMKM
KKI juga menyoroti minimnya edukasi dari produsen kepada pedagang. Sebanyak 95 persen pedagang mengaku tidak pernah mendapat penjelasan mengenai cara membaca kode produksi atau menentukan usia galon, dan 91,7 persen tidak pernah memperoleh informasi terkait keamanan bahan kemasan yang mereka jual.
Merespons temuan itu, KKI meminta BPKN mendesak produsen AMDK segera menarik galon berusia di atas dua tahun guna mencegah potensi paparan BPA kepada masyarakat. KKI juga mengimbau konsumen lebih kritis dan aktif melapor jika menemukan galon tidak layak pakai. “Keselamatan konsumen adalah kewajiban, dan KKI akan terus mengawalnya,” kata David.
Baca Juga: Isu Bahaya Galon Guna Ulang Dinilai Berpotensi Rugikan Pelaku UMKM
KKI juga menyoroti minimnya edukasi dari produsen kepada pedagang. Sebanyak 95 persen pedagang mengaku tidak pernah mendapat penjelasan mengenai cara membaca kode produksi atau menentukan usia galon, dan 91,7 persen tidak pernah memperoleh informasi terkait keamanan bahan kemasan yang mereka jual.
Merespons temuan itu, KKI meminta BPKN mendesak produsen AMDK segera menarik galon berusia di atas dua tahun guna mencegah potensi paparan BPA kepada masyarakat. KKI juga mengimbau konsumen lebih kritis dan aktif melapor jika menemukan galon tidak layak pakai. “Keselamatan konsumen adalah kewajiban, dan KKI akan terus mengawalnya,” kata David.
(nng)
Lihat Juga :