IKPI Resmi Bentuk ITMC, Perkuat Pembinaan dan Jejaring
Senin, 15 Desember 2025 - 14:14 WIB
loading...
Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) resmi membentuk IKPI Tenis Meja Club (ITMC). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) resmi membentuk IKPI Tenis Meja Club (ITMC) sebagai wadah komunitas olahraga yang dijalankan secara terstruktur dan berkelanjutan. Pembentukan ITMC diarahkan untuk memperkuat pembinaan anggota sekaligus memperluas jejaring profesional melalui pendekatan olahraga yang inklusif dan kolaboratif.
Koordinator ITMC Rahmad Adam menjelaskan bahwa komunitas ini tidak dibangun sekadar sebagai sarana penyaluran hobi, melainkan sebagai bagian dari strategi organisasi dalam membina anggota, meningkatkan interaksi antarkomunitas, serta mendekatkan konsultan pajak dengan para pemangku kepentingan.
Dalam pelaksanaannya, Adam menegaskan ITMC akan dijalankan dengan perencanaan yang jelas dan berorientasi jangka panjang. Fokus utama komunitas ini mencakup pembinaan pemain, peningkatan kualitas kompetisi, serta penguatan jejaring melalui kolaborasi lintas instansi dan komunitas tenis meja di luar IKPI.
Sebagai langkah awal pascapembentukan, pengurus ITMC akan melakukan pendataan dan pengurutan pemain. Langkah ini dipandang penting untuk memetakan kemampuan anggota sehingga program pembinaan dapat disusun lebih terarah dan efektif.
“Setelah pendataan, kami akan menyusun program kerja satu tahun ke depan. Prioritas pertama adalah latihan rutin agar ITMC benar-benar hidup dan berkembang,” ujar Adam di sela peresmian ITMC di GOR Universitas Negeri Jakarta, Minggu (14/12/2025).
Baca Juga: Bayar PKB Tepat Waktu, Yuk! Manfaatnya Nyata untuk Masyarakat dan Kota
Latihan rutin ITMC untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya direncanakan digelar dua minggu sekali. Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang konsolidasi dan penguatan kebersamaan antaranggota IKPI.
Untuk memperluas jejaring, ITMC juga akan menggelar latihan tanding dengan instansi pemerintah, swasta, maupun komunitas tenis meja lainnya. Menurut Adam, latih tanding tidak hanya meningkatkan kualitas permainan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. “Kami ingin ITMC terbuka. Dengan latih tanding, atmosfer kompetisi terbentuk dan relasi antarkomunitas semakin kuat,” katanya.
Pada 2026, ITMC menargetkan penyelenggaraan turnamen tenis meja berskala nasional yang memperebutkan Piala Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld. Turnamen ini dirancang menjadi agenda unggulan sekaligus sarana aktualisasi hasil pembinaan anggota.
Baca Juga: Siap-siap, 2026 Singapura akan Terapkan Pajak Baru untuk Penumpang Pesawat
Tak hanya berpusat di Jakarta, ITMC juga menyiapkan program roadshow ke berbagai daerah dengan basis anggota aktif, seperti Bandung, Surabaya, dan Jawa Tengah. Roadshow ini ditujukan untuk memperkuat jejaring antaranggota IKPI lintas wilayah melalui olahraga dan silaturahmi.
Adam menegaskan, pembentukan ITMC sejalan dengan arahan Ketua Umum IKPI dalam menjadikan komunitas olahraga sebagai medium pendekatan yang lebih cair dengan wajib pajak, khususnya wajib pajak badan, tanpa menghilangkan substansi profesional. “Kami juga akan menginisiasi eksibisi bersama wajib pajak. Dari olahraga, bisa terbangun komunikasi dan diskusi ringan yang produktif,” ujarnya.
Ke depan, ITMC diharapkan tidak hanya menjadi komunitas internal, tetapi juga mampu melahirkan bibit atlet tenis meja yang berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional. Dengan pembinaan yang terstruktur dan jejaring yang terus diperluas, ITMC diproyeksikan menjadi salah satu komunitas olahraga IKPI yang solid, inklusif, dan berdaya saing.
Pada kesempatan tersebut, Adam turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran panitia yang terlibat dalam proses pembentukan ITMC, antara lain Sony Devano, Djunaidi Jahja, Sundara Ichsan, Wayono Eko, dan Felix Alana. Peresmian ITMC juga dihadiri jajaran Pengurus Pusat IKPI, di antaranya Ketua Umum Vaudy Starworld, Wakil Ketua Umum Nuryadin Rahman, Ketua Departemen KSSO Rusmadi, Ketua Departemen Pendidikan Sundara Ichsan, Ketua Bidang Olahraga Wisnu Sambhoro, Warsito, serta Direktur Eksekutif Asih Arianto. Kehadiran mereka menegaskan komitmen organisasi dalam mengembangkan ITMC secara serius.
Koordinator ITMC Rahmad Adam menjelaskan bahwa komunitas ini tidak dibangun sekadar sebagai sarana penyaluran hobi, melainkan sebagai bagian dari strategi organisasi dalam membina anggota, meningkatkan interaksi antarkomunitas, serta mendekatkan konsultan pajak dengan para pemangku kepentingan.
Dalam pelaksanaannya, Adam menegaskan ITMC akan dijalankan dengan perencanaan yang jelas dan berorientasi jangka panjang. Fokus utama komunitas ini mencakup pembinaan pemain, peningkatan kualitas kompetisi, serta penguatan jejaring melalui kolaborasi lintas instansi dan komunitas tenis meja di luar IKPI.
Sebagai langkah awal pascapembentukan, pengurus ITMC akan melakukan pendataan dan pengurutan pemain. Langkah ini dipandang penting untuk memetakan kemampuan anggota sehingga program pembinaan dapat disusun lebih terarah dan efektif.
“Setelah pendataan, kami akan menyusun program kerja satu tahun ke depan. Prioritas pertama adalah latihan rutin agar ITMC benar-benar hidup dan berkembang,” ujar Adam di sela peresmian ITMC di GOR Universitas Negeri Jakarta, Minggu (14/12/2025).
Baca Juga: Bayar PKB Tepat Waktu, Yuk! Manfaatnya Nyata untuk Masyarakat dan Kota
Latihan rutin ITMC untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya direncanakan digelar dua minggu sekali. Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang konsolidasi dan penguatan kebersamaan antaranggota IKPI.
Untuk memperluas jejaring, ITMC juga akan menggelar latihan tanding dengan instansi pemerintah, swasta, maupun komunitas tenis meja lainnya. Menurut Adam, latih tanding tidak hanya meningkatkan kualitas permainan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. “Kami ingin ITMC terbuka. Dengan latih tanding, atmosfer kompetisi terbentuk dan relasi antarkomunitas semakin kuat,” katanya.
Pada 2026, ITMC menargetkan penyelenggaraan turnamen tenis meja berskala nasional yang memperebutkan Piala Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld. Turnamen ini dirancang menjadi agenda unggulan sekaligus sarana aktualisasi hasil pembinaan anggota.
Baca Juga: Siap-siap, 2026 Singapura akan Terapkan Pajak Baru untuk Penumpang Pesawat
Tak hanya berpusat di Jakarta, ITMC juga menyiapkan program roadshow ke berbagai daerah dengan basis anggota aktif, seperti Bandung, Surabaya, dan Jawa Tengah. Roadshow ini ditujukan untuk memperkuat jejaring antaranggota IKPI lintas wilayah melalui olahraga dan silaturahmi.
Adam menegaskan, pembentukan ITMC sejalan dengan arahan Ketua Umum IKPI dalam menjadikan komunitas olahraga sebagai medium pendekatan yang lebih cair dengan wajib pajak, khususnya wajib pajak badan, tanpa menghilangkan substansi profesional. “Kami juga akan menginisiasi eksibisi bersama wajib pajak. Dari olahraga, bisa terbangun komunikasi dan diskusi ringan yang produktif,” ujarnya.
Ke depan, ITMC diharapkan tidak hanya menjadi komunitas internal, tetapi juga mampu melahirkan bibit atlet tenis meja yang berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional. Dengan pembinaan yang terstruktur dan jejaring yang terus diperluas, ITMC diproyeksikan menjadi salah satu komunitas olahraga IKPI yang solid, inklusif, dan berdaya saing.
Pada kesempatan tersebut, Adam turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran panitia yang terlibat dalam proses pembentukan ITMC, antara lain Sony Devano, Djunaidi Jahja, Sundara Ichsan, Wayono Eko, dan Felix Alana. Peresmian ITMC juga dihadiri jajaran Pengurus Pusat IKPI, di antaranya Ketua Umum Vaudy Starworld, Wakil Ketua Umum Nuryadin Rahman, Ketua Departemen KSSO Rusmadi, Ketua Departemen Pendidikan Sundara Ichsan, Ketua Bidang Olahraga Wisnu Sambhoro, Warsito, serta Direktur Eksekutif Asih Arianto. Kehadiran mereka menegaskan komitmen organisasi dalam mengembangkan ITMC secara serius.
(nng)
Lihat Juga :