Bank Indonesia Kirim Tambahan Uang Tunai ke Wilayah Bencana Sumatera

Rabu, 17 Desember 2025 - 21:55 WIB
loading...
Bank Indonesia Kirim...
Bank Indonesia (BI) memastikan ketersediaan dan distribusi uang Rupiah di wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera tetap terjaga. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan ketersediaan dan distribusi uang rupiah di wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera tetap terjaga. Melalui koordinasi lintas instansi, bank sentral melakukan pengiriman pasokan uang tunai tambahan guna memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah terdampak.

Deputi Gubernur BI, Ricky Perdana Gozali mengatakan, distribusi uang dilakukan dengan memanfaatkan berbagai jalur logistik yang tersedia, bekerja sama dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah.

“Kami sudah melakukan penambahan pengiriman uang Rupiah tambahan ke wilayah bencana melalui berbagai moda transportasi alternatif yang kita sudah lakukan,” ujar Ricky dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga: Penukaran Uang Tunai saat Nataru 2025/2026 Diprediksi Meningkat, BI Tambah Stok 36%

Ricky menambahkan, pihaknya mengandalkan jaringan 46 Kantor Perwakilan Dalam Negeri (KPwDN) di seluruh Indonesia untuk memastikan sirkulasi uang tunai tetap berjalan. Fokus utama saat ini adalah wilayah Sumatera bagian utara dan barat yang sedang dilanda musibah.



Kantor perwakilan yang bergerak aktif dalam pemenuhan kebutuhan ini antara lain BI Sibolga dan Lhokseumawe (Banda Aceh), BI Pematangsiantar (Sumatera Utara), serta BI Provinsi Sumatera Barat di Kota Padang.

“Kami berusaha memastikan bahwa penyediaan uang Rupiah ini tetap kami penuhi sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tegas Ricky.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman memaparkan, hasil asesmen sementara mengenai dampak bencana terhadap makroekonomi. Berdasarkan perhitungan hilangnya aktivitas ekonomi selama 32 hari di Aceh, Sumut, dan Sumbar, bencana ini diprediksi akan sedikit mengoreksi pertumbuhan ekonomi tahunan.

Baca Juga: BI: Dampak Bencana Sumatera Berpotensi Kurangi PDB 0,017 Persen

“Dampaknya itu kepada perekonomian memang agak negatif. Tetapi karena tadi masih perhitungan sementara, dalam PDB setahun ini perkiraannya baru minus 0,017 persen,” jelas Aida.

Aida menekankan bahwa perhitungan ini masih bersifat sementara dan sangat kompleks karena harus mempertimbangkan dampak sosial serta hilangnya nilai aset. Terkait inflasi, BI masih menunggu data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memberikan proyeksi yang lebih akurat di ketiga provinsi tersebut.

Secara keseluruhan, Bank Indonesia masih mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional 2025 pada kisaran 4,7 hingga 5,5%, dengan inflasi yang terjaga dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Berita Terkini
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved