Dulu Nganggur, Kini 36% Peserta Kartu Prakerja Jadi Wirausaha
Rabu, 16 September 2020 - 05:30 WIB
loading...
Tercatat, sebanyak 36% peserta program Kartu Prakerja kini telah berhenti menganggur dan saat ini menjadi wirausaha setelah menjalani pelatihan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja melakukan survei kepada penerima program tersebut. Tercatat, sebanyak 36% peserta kini telah berhenti menganggur dan saat ini menjadi wirausaha setelah menjalani pelatihan.
(Baca Juga: Total Insentif Rp1,6 Triliun Sudah Dikantongi Peserta Kartu PraKerja )
"Survei evaluasi kedua kami tanyakan kembali dari data yang kami terima dari 409 ribu penerima kartu pra kerja yang telah menjawab survei itu ada 36 persen yang menyatakan dulunya nganggur pada Februari 2020 namun sekarang telah bekerja berwirausaha," kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (15/9).
Dia menyebut kepada masyarakat yang belum keterima sebagai penerima manfaat Kartu Prakerja di tahun 2020 untuk tak khawatir. Sebab, program ini akan dilanjutkan pada tahun depan.
"Jadi untuk teman-teman sekalian yang belum menerima pekerja tahun ini, don't worry tahun depan InsyaAllah kartu pra kerja dilanjutkan," ujarnya.
(Baca Juga: Total Insentif Rp1,6 Triliun Sudah Dikantongi Peserta Kartu PraKerja )
"Survei evaluasi kedua kami tanyakan kembali dari data yang kami terima dari 409 ribu penerima kartu pra kerja yang telah menjawab survei itu ada 36 persen yang menyatakan dulunya nganggur pada Februari 2020 namun sekarang telah bekerja berwirausaha," kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (15/9).
Dia menyebut kepada masyarakat yang belum keterima sebagai penerima manfaat Kartu Prakerja di tahun 2020 untuk tak khawatir. Sebab, program ini akan dilanjutkan pada tahun depan.
"Jadi untuk teman-teman sekalian yang belum menerima pekerja tahun ini, don't worry tahun depan InsyaAllah kartu pra kerja dilanjutkan," ujarnya.
Lihat Juga :