Tingkatkan Kepercayaan Konsumen, Ekonom: Market Conduct jadi Isu Penting

Rabu, 16 September 2020 - 06:16 WIB
loading...
Tingkatkan Kepercayaan...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Sejak tahun 1998 dan tahun 2008 kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) , Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau departemen keuangan yang relevan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sebenarnya sudah semakin membaik. Bahkan dari sisi governance, sektor perbankan menjadi leader dibandingkan sektor lainnya.

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengatakan saat ini terdapat 43 perusahan yang sudah masuk dalam pengawasan.

Menurut dia, pengawasan harus ada dan terintegrasi karena jika melihat dulu persoalan yang terjadi di Indonesia adalah soal batas maksimum pemberian kredit atau BMPK pada suatu grup di sektor rill. Tetapi kemudian perkembanganya justru terjadi konglomerasi di sektor keuangan. (Baca juga: SPS Pusat Apresiasi Relaksasi Pembebasan PPN Kertas )

"Dalam pengawasan terintegrasi ada yang bertanggung jawab terhadap entitas di bawahnya dan menurut saya itu bagus. Karena ke depan mitigasi risiko dari kelompok konglomerasi ini tanggung jawabnya pada satu entitas saja sehingga tidak di setiap entitas harus bertanggung jawab masing-masing," kata dia saat webinar di Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Ke depan, lanjut dia, tren permodalan itu dibutuhkan sangat besar. Sebab, pada sektor keuangan tidak terlepas dari kondisi krisis yang tidak jangka panjang.

Aviliani mengungkapkan, krisis bisa terjadi setiap 2 tahun atau 3 tahun sekali dan penyebabnya bermacam macam. Oleh karena itu, dengan adanya regulasi tersebut maka kecenderunganya kita akan mengikuti aturan aturan tersebut.

"Dan aturan itu akan meningatkan permodalan dari sisi perbankan," katanya. Adapun di sektor keuangan non bank, saat ini OJK sedang memperbaiki dalam sistem pengawasannya supaya tidak terjadi kerugian.

Dia melanjutkan, permasalahan yang terjadi saat ini bukan kepada regulasinya melainkan kepada market conduct, yaitu perilaku pelaku usaha jasa keuangan dalam mendesain, menyusun dan menyampaikan informasi, menawarkan, membuat perjanjian, atas produk dan/atau layanan serta penyelesaian sengketa dan penanganan pengaduan. (Baca juga: Ada Versi Abal-abal, YLKI Tegaskan Tak Miliki Cabang )

"Jadi isu saat ini adalah market conduct dan ini yang perlu diperhatikan regulator karena di sinilah perlindungan dana masyarakat ditempatkan," beber Aviliani.

Pengawasan market conduct memberikan fokus pada perilaku lembaga jasa keuangan dalam berhubungan dengan konsumen. Menutut OJK, market conduct diterapkan secara seimbang antara menumbuhkembangkan sektor jasa keuangan dengan pemenuhan hak dan kewajiban konsumen untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
MNC Sekuritas Borong...
MNC Sekuritas Borong 3 Penghargaan di 15th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2026
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
Kejari Tangerang Tegaskan...
Kejari Tangerang Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Dokter Richard Lee di Lapas
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
Rekomendasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Rahasia Diet Ery Makmur...
Rahasia Diet Ery Makmur Turun 30 Kg dalam 10 Bulan, Ternyata Ini Kuncinya!
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Berita Terkini
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved