Hasil Perundingan Dagang Terbaru dengan AS, Indonesia Bebas Tarif Ekspor Sawit hingga Kopi
Rabu, 24 Desember 2025 - 16:46 WIB
loading...
A
A
A
Adapun komitmen terbaru ini dinilai lebih spesifik dan menguntungkan komoditas strategis. Di sisi lain, Indonesia juga memberikan komitmen timbal balik untuk memperluas akses pasar bagi produk-produk AS serta berupaya mengatasi kendala hambatan non-tarif.
Pemerintah, melalui Satgas Debottlenecking bertekad menyelesaikan berbagai kendala berusaha yang dihadapi investor, termasuk dari AS. Ruang kerja sama yang dibahas pun meluas, mencakup perdagangan digital, teknologi, keamanan nasional, hingga komersial.
Baca Juga: Indonesia-AS Bakal Teken Kesepakatan Dagang di Awal 2026, Begini Penjelasan Menko Airlangga
Pertemuan juga membuka peluang investasi konkret di sektor alat kesehatan, keuangan digital, produk makanan, dan alutsista, dengan perusahaan seperti GE Healthcare, Visa, PepsiCo, dan Lockheed Martin. Capaian perundingan ini disambut positif oleh kalangan bisnis AS yang berinvestasi di Indonesia. Airlangga menegaskan, hasil ini menunjukkan peningkatan kemitraan ekonomi strategis antara kedua negara yang saling menguntungkan.
Pemerintah, melalui Satgas Debottlenecking bertekad menyelesaikan berbagai kendala berusaha yang dihadapi investor, termasuk dari AS. Ruang kerja sama yang dibahas pun meluas, mencakup perdagangan digital, teknologi, keamanan nasional, hingga komersial.
Baca Juga: Indonesia-AS Bakal Teken Kesepakatan Dagang di Awal 2026, Begini Penjelasan Menko Airlangga
Pertemuan juga membuka peluang investasi konkret di sektor alat kesehatan, keuangan digital, produk makanan, dan alutsista, dengan perusahaan seperti GE Healthcare, Visa, PepsiCo, dan Lockheed Martin. Capaian perundingan ini disambut positif oleh kalangan bisnis AS yang berinvestasi di Indonesia. Airlangga menegaskan, hasil ini menunjukkan peningkatan kemitraan ekonomi strategis antara kedua negara yang saling menguntungkan.
(nng)
Lihat Juga :