Indonesia-Eurasia Teken Perjanjian Perdagangan Bebas, Airlangga: Milestone Baru di Eropa

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:00 WIB
loading...
Indonesia-Eurasia Teken...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025). FOTO/Anggie Ariesta
A A A
JAKARTA - Indonesia menorehkan capaian penting dalam diplomasi ekonomi di penghujung 2025 dengan menandatangani perjanjian perdagangan bebas Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA). Kesepakatan ini memperluas akses pasar Indonesia ke kawasan Eurasia yang mencakup Armenia, Belarusia, Kazakhstan, Kirgizstan, dan Rusia.

Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam kunjungan resmi ke Rusia pada Minggu (21/12/2025). I-EAEU FTA dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar Eropa dan sekitarnya, sekaligus memperluas jejaring kerja sama perdagangan non-tradisional.

"Itu sebuah milestone baru di Eropa. Ini merupakan tonggak sejarah di tahun ini, hampir semua negara bekerja sama dengan Indonesia, yang lain masih dalam proses," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga: Hancurkan Tekanan Barat, Indonesia Bersatu dengan Negara-negara Eurasia

Airlangga menjelaskan, kesepakatan dengan Uni Ekonomi Eurasia melengkapi rangkaian kerja sama ekonomi Indonesia di kawasan Eropa, setelah sebelumnya Indonesia menjalin IEU-CEPA dengan Uni Eropa serta IE-CEPA dengan negara-negara EFTA, termasuk Swiss.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan I-EAEU FTA dirancang sebagai instrumen nyata yang memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha kedua belah pihak, terutama melalui pengurangan hambatan tarif dan perluasan akses pasar. Kesepakatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan perdagangan, investasi, dan kerja sama ekonomi lainnya.



Sebagai tindak lanjut, Budi mengusulkan pembentukan Business Council Indonesia–EAEU yang akan berperan sebagai wadah penghubung antarpelaku usaha. Forum ini ditujukan untuk memaksimalkan peluang investasi dan memperkuat kemitraan bisnis lintas kawasan.

Baca Juga: BRICS Sepanjang 2025: Indonesia Bergabung hingga Jalan Terjal Dedolarisasi

Kawasan Eurasia selama ini memiliki peran penting dalam peta perdagangan Indonesia. Pada 2024, nilai perdagangan Indonesia dengan Uni Ekonomi Eurasia tercatat sebesar USD4,52 miliar, dengan ekspor senilai USD1,89 miliar dan impor mencapai USD2,63 miliar.

Pemerintah optimistis nilai perdagangan bilateral akan meningkat signifikan mulai 2026, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui diversifikasi pasar ekspor dan pengurangan ketergantungan pada pasar tradisional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved