Pupuk Indonesia Siap Jadi Motor Swasembada Pangan, Pangkas Biaya Produksi Pertanian dan Tekan NPK Impor

Sabtu, 27 Desember 2025 - 20:00 WIB
loading...
A A A
Namun demikian, Pupuk Indonesia berkomitmen tidak semata mengejar keuntungan, melainkan juga memastikan keterjangkauan harga bagi petani, khususnya di sektor hortikultura. Langkah tersebut membuka ruang yang cukup besar bagi Pupuk Indonesia untuk tetap menjaga kinerja investasi sekaligus memberikan manfaat langsung bagi sektor pertanian nasional.

"Dalam FS (Feasibility Study) -nya, dan juga komitmen kita kepada pertanian, ini kita turunkan harga jual NPK Nitrat. Jadi mudah-mudahan dengan kehadiran kita, tidak hanya mengganti dari impor menjadi produksi nasional, tapi juga bisa menurunkan biaya produksi pertanian, khususnya hortikultura. Karena demi ketahanan pangan nasional, kita tidak hanya menyediakan pupuknya, tapi memastikan keterjangkauannya," kata Rahmad.

Groundbreaking pabrik pupuk NPK Nitrat ini merupakan dari tujuh rencana pembangunan dan pengembangan pabrik yang ditargetkan hingga tahun 2029 mendatang. Sebab ketersediaan pupuk menjadi salah satu pilar utama untuk mendukung ketahanan pangan. Tanpa pupuk yang tepat dan cukup tanah menjadi cepat kehilangan kesuburan dan berdampak pada produksi yang kurang optimal.

Pupuk Indonesia mengalokasikan investasi hingga Rp57 triliun untuk membangun 7 pabrik hingga tahun 2029 mendatang. Beberapa lokasi yang ditetapkan untuk pembangunan pabrik baru ini meliputi Aceh, Palembang, Gresik, Karawang, Fak-Fak, dan Bontang. Ada 2 tujuan utama pembangunan tujuh pabrik ini, pertama menggantikan pabrik-pabrik lama yang usianya sudah tua dan kurang efisien. Kedua, untuk mensubstitusi impor pupuk. Jika masih terdapat impor, maka akan ada ruang untuk meningkatkan produksi dalam negeri.

Baca Juga: Siapkan Stok 1,1 Juta Ton, Pupuk Indonesia Imbau Penerima Subsidi Taati Aturan

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan pembangunan pabrik pupuk baru dalam beberapa tahun mendatang selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan sektor pangan dan pertanian sebagai prioritas pembangunan nasional. Lebih lanjut, Mas Dar, sapaan akrabnya, juga menyampaikan bahwa selain peningkatan kapasitas produksi, pemerintah juga terus melakukan pembenahan tata kelola pupuk, mulai dari penyederhanaan distribusi hingga kebijakan harga.

"Sejauh ini Pupuk Indonesia telah mencatatkan prestasi yang baik. Pertama, pupuknya dipenuhi. Kedua, distribusinya disederhanakan untuk memastikan semua petani yang punya hak untuk mengambil pupuk subsidi tidak ada masalah. Ketiga, Bapak Presiden memutuskan untuk diskon harga pupuk subsidi 20 persen dari harga sebelumnya. Dan ini akan terus berlanjut, pabrik baru, kapasitas baru, efisiensi lebih bagus dibandingkan sebelumnya," kata Wamentan.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 34: Suasana Kampung Sindang Barang Mendadak Tegang
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.23: Pengorbanan Elio Demi Menyelamatkan Arumi Harus Dibayar Mahal
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Berita Terkini
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved