Pertamina Jamin Pasokan BBM Dukung Operasional Genset di RS Aceh Tamiang
Minggu, 04 Januari 2026 - 09:46 WIB
loading...
PT Pertamina (Persero) menyalurkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung operasional genset di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyalurkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung operasional genset di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang. Suplai tersebut guna memastikan layanan kelistrikan rumah sakit tetap berjalan selama masa pemulihan.
Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang dr. Andika Putra mengatakan, ketersediaan listrik menjadi faktor krusial agar pelayanan medis dapat kembali beroperasi secara normal, terutama di tengah kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya pulih.
“Dalam masa transisi pemulihan pascabencana, kestabilan energi sangat penting. Listrik adalah penopang utama peralatan medis. Kami mengapresiasi Pertamina yang sigap memasok BBM untuk genset sehingga pasokan listrik di rumah sakit dapat terjaga selama 24 jam,” kata Andika dalam keterangan pers, Minggu (4/1/2026).
Selain dukungan energi, Pertamina juga membantu pemenuhan air bersih untuk kebutuhan rumah sakit. Setiap hari, Pertamina menyalurkan satu hingga dua tangki air bersih guna mendukung proses sterilisasi peralatan medis serta kebutuhan sanitasi pasien dan tenaga kesehatan.
Baca Juga: Kerahkan 191 Mobil Tangki, Pertamina Pasok 1,7 Juta Liter Air Bersih ke Aceh Tamiang
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Peduli untuk menjaga layanan publik tetap berjalan dalam kondisi darurat.
“Fokus kami adalah mendukung pemulihan layanan dasar, mulai dari pasokan listrik, air bersih, hingga logistik pendukung agar rumah sakit dapat kembali memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” ujar Baron.
Pertamina juga menyediakan dukungan pemenuhan nutrisi melalui dapur umum Pertamina Peduli bagi tenaga medis dan pasien. Makanan bergizi disalurkan tiga kali sehari untuk menjaga kondisi kesehatan selama masa pemulihan.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Apresiasi Dedikasi Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Malang
Menurut Andika, dukungan logistik dan sanitasi yang diberikan Pertamina sangat membantu pihak rumah sakit dalam memfokuskan sumber daya pada pelayanan dan penyembuhan pasien. “Tenaga kesehatan dan pasien adalah prioritas utama kami,” katanya.
RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang kembali beroperasi pada 9 Desember 2025. Hingga akhir tahun, rumah sakit tersebut telah melayani 507 pasien rawat inap, 2.350 pasien rawat jalan, 48 tindakan operasi, delapan pasien ICU, 20 pasien cuci darah, serta 656 pasien di Unit Gawat Darurat.
Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang dr. Andika Putra mengatakan, ketersediaan listrik menjadi faktor krusial agar pelayanan medis dapat kembali beroperasi secara normal, terutama di tengah kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya pulih.
“Dalam masa transisi pemulihan pascabencana, kestabilan energi sangat penting. Listrik adalah penopang utama peralatan medis. Kami mengapresiasi Pertamina yang sigap memasok BBM untuk genset sehingga pasokan listrik di rumah sakit dapat terjaga selama 24 jam,” kata Andika dalam keterangan pers, Minggu (4/1/2026).
Selain dukungan energi, Pertamina juga membantu pemenuhan air bersih untuk kebutuhan rumah sakit. Setiap hari, Pertamina menyalurkan satu hingga dua tangki air bersih guna mendukung proses sterilisasi peralatan medis serta kebutuhan sanitasi pasien dan tenaga kesehatan.
Baca Juga: Kerahkan 191 Mobil Tangki, Pertamina Pasok 1,7 Juta Liter Air Bersih ke Aceh Tamiang
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Peduli untuk menjaga layanan publik tetap berjalan dalam kondisi darurat.
“Fokus kami adalah mendukung pemulihan layanan dasar, mulai dari pasokan listrik, air bersih, hingga logistik pendukung agar rumah sakit dapat kembali memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” ujar Baron.
Pertamina juga menyediakan dukungan pemenuhan nutrisi melalui dapur umum Pertamina Peduli bagi tenaga medis dan pasien. Makanan bergizi disalurkan tiga kali sehari untuk menjaga kondisi kesehatan selama masa pemulihan.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Apresiasi Dedikasi Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Malang
Menurut Andika, dukungan logistik dan sanitasi yang diberikan Pertamina sangat membantu pihak rumah sakit dalam memfokuskan sumber daya pada pelayanan dan penyembuhan pasien. “Tenaga kesehatan dan pasien adalah prioritas utama kami,” katanya.
RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang kembali beroperasi pada 9 Desember 2025. Hingga akhir tahun, rumah sakit tersebut telah melayani 507 pasien rawat inap, 2.350 pasien rawat jalan, 48 tindakan operasi, delapan pasien ICU, 20 pasien cuci darah, serta 656 pasien di Unit Gawat Darurat.
(nng)
Lihat Juga :