Trump Gagalkan Akuisisi Chip HieFo-Emcore, Alasan Keamanan dan Kekhawatiran Terkait China

Senin, 05 Januari 2026 - 21:58 WIB
loading...
Trump Gagalkan Akuisisi...
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggagalkan akuisisi chip HieFo-Emcore. FOTO/AP
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggagalkan akuisisi aset Emcore oleh perusahaan fotonik asal AS, HieFo, dengan nilai hampir USD3 juta dengan alasan keamanan nasional serta kekhawatiran terkait China. Keputusan tersebut diumumkan melalui perintah resmi Gedung Putih akhir pekan lalu.

Dalam perintah tersebut, Trump menyatakan HieFo dikendalikan oleh seorang warga China. Akuisisi yang dilakukan pada 2024 itu dinilai berpotensi membuka celah bagi tindakan yang dapat mengancam atau merugikan keamanan nasional AS, mengingat Emcore bergerak di bidang teknologi kedirgantaraan dan pertahanan.

Meski demikian, perintah presiden tidak merinci identitas individu yang dimaksud maupun menjelaskan secara detail risiko keamanan nasional yang menjadi dasar keputusan tersebut. Trump hanya menegaskan bahwa transaksi tersebut dilarang sepenuhnya. "Transaksi ini, dengan ini dilarang," ujar Trump dalam pernyataannya dikutip dari Nikkei Asia, Senin (5/1/2026).

Baca Juga: Ini Cara Kerja CIA dalam Operasi Penangkapan Presiden Maduro

Ia juga memerintahkan HieFo untuk melepas seluruh kepentingan dan hak atas aset Emcore, di mana pun berada dalam jangka waktu paling lama 180 hari sejak perintah dikeluarkan. Departemen Keuangan AS menyatakan Komite Penanaman Modal Asing di Amerika Serikat (CFIUS) telah mengidentifikasi adanya risiko terhadap keamanan nasional dalam proses peninjauan kesepakatan tersebut. Namun, otoritas tidak merinci bentuk ancaman atau risiko yang ditemukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Berita Terkini
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved