Catatan Ciamik Bibit.id di 2025, Diunduh 2 Juta dan 1,2 Juta Investor Raup Cuan
Selasa, 06 Januari 2026 - 10:12 WIB
loading...
Bibit meraih rekor MURI untuk Pembukaan Rekening Pasar Modal Oleh Aparatur Sipil Negara Terbanyak. Bibit menutup 2025 dengan prestasi gemilang dengan diunduh 2 juta investor. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Aplikasi investasi digital , Bibit.id menutup tahun 2025 dengan prestasi gemilang. Aplikasi ini diunduh 2 juta investor di sepanjang 2025, naik 37% dibandingkan 2024. Bibit.id juga mencatat ada lebih dari 1,7 juta portofolio investasi yang sedang dibuat dan dijalankan oleh para investor . Dari angka ini, sebanyak 38.000 portofolio investasi berhasil tercapai.
Head of PR & Corporate Communication Bibit.id, William, mengatakan, kesuksesan ini mengulang hal serupa di tahun sebelumnya. Di mana terdapat lebih dari 32.000 tujuan keuangan yang berhasil tercapai.
Tentunya 38.000 portofolio investasi yang berhasil tercapai tidak berarti angka saja, tapi merupakan tercapainya impian dari 38.0000 investor. Misalnya untuk dana pernikahan, pendidikan, membeli rumah impian serta dana pensiun. Baca juga: Mendorong Reksa Dana Syariah Jadi Opsi Pengelolaan Wakaf Uang
“Pertama-tama, kami ingin mengucapkan selamat kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia atas tercapainya target 20 juta investor di Pasar Modal. Ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat menggembirakan karena artinya semakin banyak masyarakat Indonesia yang melek investasi. Selanjutnya, kami ingin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat untuk tumbuh bersama Bibit,” kata William dalam siaran tertulis, Selasa (6/1/2025).
Tidak hanya itu, di tahun 2025, Bibit meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk Pembukaan Rekening Pasar Modal Oleh Aparatur Sipil Negara Terbanyak. Spesifiknya, sebanyak 2.025 akun reksa dana berhasil terverifikasi dalam momentum perayaan Bulan Inklusi Keuangan di bulan Oktober 2025.
“Tahun 2025 merupakan tahun yang penuh kolaborasi dan kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan. Secara khusus, terkait pemecahan rekor MURI, kami berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia Wilayah Aceh, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Aceh serta Pemerintah Kota Langsa di Aceh,” tambahnya.
Di ajang Anugerah Produk Indonesia 2025, Bibit.id menyabet penghargaan Produk Aplikasi Investasi Terfavorit, mengalahkan empat finalis lainnya. Metodologi penilaian yang digunakan dalam menentukan produk terpilih dilakukan dengan sangat ketat, berbasis pendekatan kuantitatif yang melibatkan lebih dari 1.000 responden dari beragam latar belakang wilayah, sosial ekonomi, dan pendidikan. Dengan demikian, metodologi ini menghasilkan temuan yang representatif dan bebas bias.
Sama dengan tahun sebelumnya, Bibit telah memperkenalkan strategi investasi bernama Systematic Investment Plan (SIP). Strategi ini merupakan gabungan dari strategi the power of compounding dan DCA.
SIP mewajibkan investor untuk menyetorkan uang ke reksa dana dalam jumlah yang sama, terjadwal, dan dalam horizon waktu yang sudah disesuaikan dengan tujuan keuangan mereka. Misalnya, apabila investor ingin membeli hunian impian dalam waktu 10 tahun ke depan, maka strategi SIP sangat cocok untuk membantunya berinvestasi dengan disiplin, mudah, fleksibel, dan tentunya dalam portofolio yang terdiversifikasikan.
“Di tahun 2025, terdapat hampir 300.000 tujuan keuangan yang sedang direncanakan oleh para investor dengan menggunakan strategi SIP. Artinya, semangat dan konsistensi masyarakat dalam berinvestasi semakin meningkat,” jelasnya.
Pada saat berdiri di 2019, Bibit dikenal sebagai aplikasi investasi reksa dana online yang memudahkan masyarakat bisa membeli produk-produk reksa dana terbaik dengan aman, mudah. Jumlah minimal Rp100.000 atau bahkan Rp10.000 saja. Baca juga: Ekonomi 2026 Masih Mendung, Berbagai Instrumen Investasi Diprediksi Terkoreksi
Di 2024, Bibit telah membantu investor berinvestasi di berbagai kelas aset yang terdiversifikasikan. Misalnyareksa dana, surat berharga negara yang dapat dibeli di pasar primer dan sekunder seperti Obligasi Negara Ritel (ORI), Savings Bond Ritel (SBR), Sukuk Tabungan (ST), Sukuk Ritel (SR), Fixed Rate (FR), Project Based Sukuk serta saham.
William menjelaskan, secara bisnis, tahun 2025 ditandai dengan pertumbuhan sebesar 24% untuk jumlah investor berusia di bawah 30 tahun dan pertumbuhan sebesar 11% untuk jumlah investor berusia di atas 30 tahun. Dari segi keuntungan, hampir 1,2 juta investor di Bibit berhasil merealisasikan keuntungan di tahun ini. ”Kami berharap hal-hal positif ini akan terus berlanjut di tahun 2026 dan tahun-tahun berikutnya,” tuturnya.
Head of PR & Corporate Communication Bibit.id, William, mengatakan, kesuksesan ini mengulang hal serupa di tahun sebelumnya. Di mana terdapat lebih dari 32.000 tujuan keuangan yang berhasil tercapai.
Tentunya 38.000 portofolio investasi yang berhasil tercapai tidak berarti angka saja, tapi merupakan tercapainya impian dari 38.0000 investor. Misalnya untuk dana pernikahan, pendidikan, membeli rumah impian serta dana pensiun. Baca juga: Mendorong Reksa Dana Syariah Jadi Opsi Pengelolaan Wakaf Uang
“Pertama-tama, kami ingin mengucapkan selamat kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia atas tercapainya target 20 juta investor di Pasar Modal. Ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat menggembirakan karena artinya semakin banyak masyarakat Indonesia yang melek investasi. Selanjutnya, kami ingin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat untuk tumbuh bersama Bibit,” kata William dalam siaran tertulis, Selasa (6/1/2025).
Tidak hanya itu, di tahun 2025, Bibit meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk Pembukaan Rekening Pasar Modal Oleh Aparatur Sipil Negara Terbanyak. Spesifiknya, sebanyak 2.025 akun reksa dana berhasil terverifikasi dalam momentum perayaan Bulan Inklusi Keuangan di bulan Oktober 2025.
“Tahun 2025 merupakan tahun yang penuh kolaborasi dan kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan. Secara khusus, terkait pemecahan rekor MURI, kami berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia Wilayah Aceh, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Aceh serta Pemerintah Kota Langsa di Aceh,” tambahnya.
Di ajang Anugerah Produk Indonesia 2025, Bibit.id menyabet penghargaan Produk Aplikasi Investasi Terfavorit, mengalahkan empat finalis lainnya. Metodologi penilaian yang digunakan dalam menentukan produk terpilih dilakukan dengan sangat ketat, berbasis pendekatan kuantitatif yang melibatkan lebih dari 1.000 responden dari beragam latar belakang wilayah, sosial ekonomi, dan pendidikan. Dengan demikian, metodologi ini menghasilkan temuan yang representatif dan bebas bias.
Sama dengan tahun sebelumnya, Bibit telah memperkenalkan strategi investasi bernama Systematic Investment Plan (SIP). Strategi ini merupakan gabungan dari strategi the power of compounding dan DCA.
SIP mewajibkan investor untuk menyetorkan uang ke reksa dana dalam jumlah yang sama, terjadwal, dan dalam horizon waktu yang sudah disesuaikan dengan tujuan keuangan mereka. Misalnya, apabila investor ingin membeli hunian impian dalam waktu 10 tahun ke depan, maka strategi SIP sangat cocok untuk membantunya berinvestasi dengan disiplin, mudah, fleksibel, dan tentunya dalam portofolio yang terdiversifikasikan.
“Di tahun 2025, terdapat hampir 300.000 tujuan keuangan yang sedang direncanakan oleh para investor dengan menggunakan strategi SIP. Artinya, semangat dan konsistensi masyarakat dalam berinvestasi semakin meningkat,” jelasnya.
Pada saat berdiri di 2019, Bibit dikenal sebagai aplikasi investasi reksa dana online yang memudahkan masyarakat bisa membeli produk-produk reksa dana terbaik dengan aman, mudah. Jumlah minimal Rp100.000 atau bahkan Rp10.000 saja. Baca juga: Ekonomi 2026 Masih Mendung, Berbagai Instrumen Investasi Diprediksi Terkoreksi
Di 2024, Bibit telah membantu investor berinvestasi di berbagai kelas aset yang terdiversifikasikan. Misalnyareksa dana, surat berharga negara yang dapat dibeli di pasar primer dan sekunder seperti Obligasi Negara Ritel (ORI), Savings Bond Ritel (SBR), Sukuk Tabungan (ST), Sukuk Ritel (SR), Fixed Rate (FR), Project Based Sukuk serta saham.
William menjelaskan, secara bisnis, tahun 2025 ditandai dengan pertumbuhan sebesar 24% untuk jumlah investor berusia di bawah 30 tahun dan pertumbuhan sebesar 11% untuk jumlah investor berusia di atas 30 tahun. Dari segi keuntungan, hampir 1,2 juta investor di Bibit berhasil merealisasikan keuntungan di tahun ini. ”Kami berharap hal-hal positif ini akan terus berlanjut di tahun 2026 dan tahun-tahun berikutnya,” tuturnya.
(poe)
Lihat Juga :