Disinformasi Ekonomi 2026 Diprediksi Makin Terstruktur dan Instrumental

Selasa, 06 Januari 2026 - 17:24 WIB
loading...
Disinformasi Ekonomi...
Badan riset Evident Institute menggelar konferensi pers Kaleidoskop Kebohongan Publik 2025 dan Tantangan 2026 pada Selasa (6/1/2026). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan riset Evident Institute memperingatkan bahwa praktik Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) di 2026 berpotensi digunakan secara sistematis untuk menghambat eksekusi kebijakan dan program strategis negara, khususnya pada momen-momen fiskal yang krusial. Ancaman ini dinilai telah bergeser dari kebisingan yang terfragmentasi menjadi perang narasi yang lebih terstruktur.

"Dalam konteks ini, Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) tidak lagi dapat diperlakukan sebagai isu komunikasi semata, melainkan sebagai risiko struktural terhadap stabilitas ekspektasi publik dan kepercayaan ekonomi," ujar Direktur Ekonomi Evident Institute Rijadh Djatu Winardi dalam konferensi pers Kaleidoskop Kebohongan Publik 2025 dan Tantangan 2026 pada Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: Indonesia Monitor Dampak AS Serang Venezuela dan Penangkapan Maduro

Evident Institute menyatakan DFK kini tidak lagi dapat dipandang sebagai isu komunikasi saja melainkan sebagai risiko struktural terhadap stabilitas ekonomi. Risiko ini mengancam stabilitas ekspektasi publik dan erosi kepercayaan, yang menjadi fondasi penting dalam tata kelola ekonomi.

Berdasarkan telaah data terbuka DFK sepanjang 2025 yang disandingkan dengan variabel ekonomi, Evident Institute menemukan pola yang mengkhawatirkan. Lonjakan DFK pada periode fiskal dan politik sensitif terbukti menciptakan kondisi kerentanan sistemik, meningkatkan biaya koordinasi kebijakan, dan memperlemah efektivitas komunikasi pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
MBG Jadi Instrumen Ganda:...
MBG Jadi Instrumen Ganda: Atasi Stunting dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
5 Pendekatan yang Perlu...
5 Pendekatan yang Perlu Dilakukan Pemerintah untuk Perbaiki Ekonomi
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Rekomendasi
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved