Disinformasi Ekonomi 2026 Diprediksi Makin Terstruktur dan Instrumental
Selasa, 06 Januari 2026 - 17:24 WIB
loading...
A
A
A
Strategi distribusi informasi yang benar juga harus fokus pada platform terbuka yang dominan seperti Facebook, TikTok, dan X. Sementara untuk platform tertutup seperti WhatsApp, diperlukan pendekatan yang berbeda. Penegakan hukum pun harus netral dan prosedural, diarahkan pada pelanggaran yang terukur seperti penipuan atau pemalsuan identitas.
Di tingkat yang lebih mendasar, Rinatania Anggraeni Fajriani, Eksekutif Direktur Evident Institute, menekankan pentingnya literasi ekspektasi ekonomi sebagai bagian integral dari literasi kebijakan. Hal ini untuk menjembatani kesenjangan pemahaman publik terhadap istilah teknis ekonomi, sehingga ruang untuk narasi manipulatif dapat ditekan.
Dengan demikian, keberhasilan tata kelola ekonomi 2026 tidak lagi hanya diukur dari angka pertumbuhan, tetapi juga dari kemampuan negara menjaga stabilitas ekspektasi publik dan memperkuat kedaulatan di ruang informasi digital. Tanpa upaya sistematis ini, ruang bagi kepanikan dan narasi manipulatif akan terus terbuka lebar.
Di tingkat yang lebih mendasar, Rinatania Anggraeni Fajriani, Eksekutif Direktur Evident Institute, menekankan pentingnya literasi ekspektasi ekonomi sebagai bagian integral dari literasi kebijakan. Hal ini untuk menjembatani kesenjangan pemahaman publik terhadap istilah teknis ekonomi, sehingga ruang untuk narasi manipulatif dapat ditekan.
Dengan demikian, keberhasilan tata kelola ekonomi 2026 tidak lagi hanya diukur dari angka pertumbuhan, tetapi juga dari kemampuan negara menjaga stabilitas ekspektasi publik dan memperkuat kedaulatan di ruang informasi digital. Tanpa upaya sistematis ini, ruang bagi kepanikan dan narasi manipulatif akan terus terbuka lebar.
(nng)
Lihat Juga :