Tekanan Geopolitik Global Diprediksi Bebani Sektor Maritim Indonesia di 2026
Rabu, 07 Januari 2026 - 20:53 WIB
loading...
A
A
A
Salim mengatakan, meningkatnya kompleksitas dan ketidakpastian lingkungan maritim global sekarang ini dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya adalah hegemoni kekuatan antara Amerika Serikat dan China di kawasan. Teranyar soal invasi AS ke Venezuela. Kemudian potensi konflik yang bakal menyusul ialah konflik China-Taiwan.
"Kita harus mempersiapkan strategi maritim yang juga mencakup kebijakan pertahanan dan keamanan maritim yang mumpuni, sekaligus ditopang oleh teknologi maritim yang memadai. Kita di TNI AL sudah merumuskan itu," tegasnya.
Salim menegaskan bahwa Indonesia perlu menyiapkan strategi maritim yang komprehensif dan terintegrasi, tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam kebijakan keamanan laut dan penguatan teknologi maritim. Menurutnya, kesiapan militer perlu dibarengi dengan penguatan sistem pemantauan, pengamanan jalur laut, serta koordinasi lintas lembaga agar Indonesia mampu merespons dinamika kawasan dengan cepat dan terukur.
Baca Juga: Pakar Pelabuhan Kritik Rencana Merger PELNI hingga Pelindo, Alihkan Beban Negara ke BUMN Komersial
"Kita harus mempersiapkan strategi maritim yang juga mencakup kebijakan pertahanan dan keamanan maritim yang mumpuni, sekaligus ditopang oleh teknologi maritim yang memadai. Kita di TNI AL sudah merumuskan itu," tegasnya.
Salim menegaskan bahwa Indonesia perlu menyiapkan strategi maritim yang komprehensif dan terintegrasi, tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam kebijakan keamanan laut dan penguatan teknologi maritim. Menurutnya, kesiapan militer perlu dibarengi dengan penguatan sistem pemantauan, pengamanan jalur laut, serta koordinasi lintas lembaga agar Indonesia mampu merespons dinamika kawasan dengan cepat dan terukur.
Baca Juga: Pakar Pelabuhan Kritik Rencana Merger PELNI hingga Pelindo, Alihkan Beban Negara ke BUMN Komersial
Lihat Juga :