Sebelum Resmi Diluncurkan, 9 Negara ASEAN Sepakat Terima Mata Uang BRICS

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:52 WIB
loading...
A A A
China dan Rusia, sebagai motor utama BRICS, terus mendorong negara-negara mitra untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Upaya tersebut diperkuat oleh meningkatnya ketidakpuasan global terhadap kebijakan luar negeri dan sanksi ekonomi AS yang dinilai kerap berdampak luas terhadap negara berkembang.

Indonesia, yang juga merupakan anggota ASEAN, telah resmi menjadi anggota BRICS. Dengan status tersebut, Indonesia dipastikan akan menerima penggunaan mata uang BRICS dalam skema kerja sama ekonomi di dalam blok tersebut.

Baca Juga: AS Akan Beli Greenland, Setiap Warganya Diimingi Rp1,6 Miliar

Dengan bergabungnya Indonesia dan sembilan negara ASEAN lainnya, hampir 19 negara berpotensi memanfaatkan mata uang BRICS dalam perdagangan internasional. Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah mengingat BRICS saat ini memiliki 13 negara mitra (partner countries) yang berpotensi mengikuti arus dedolarisasi.

Perkembangan ini mencerminkan pergeseran kepercayaan global dari dolar AS menuju alternatif baru dalam sistem pembayaran internasional. Peluncuran mata uang BRICS dipandang dapat mengubah lanskap keuangan global sekaligus memperkuat pergeseran pusat kekuatan ekonomi dari Barat ke Timur.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Rekomendasi
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
Infografis
Susul 3 Negara ASEAN...
Susul 3 Negara ASEAN Lainnya, Indonesia Gabung Jadi Mitra BRICS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved