Meneropong Market Outlook 2026 dan Strategi Investasi Reksa Dana

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:01 WIB
loading...
A A A
Camar menilai potensi liquidity easing pada tahun ini -yang distimulasi dari tren penurunan suku bunga serta Quantitative Easing (paket stimulus) di AS- dapat mendorong perbaikan ekspektasi pertumbuhan ekonomi ke depan. Likuiditas yang lebih longgar berpotensi mendorong aliran modal asing (capital inflow) masuk ke bursa domestik, sekaligus meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk reksa dana berbasis saham.

Reksa dana berbasis saham semakin menarik dengan potensi pertumbuhan yang atraktif, ditopang oleh valuasi indeks yang masih berada di bawah rata-rata historis lima tahun serta tingkat dividen yield yang relatif tinggi.

Dalam konteks tersebut, Reksa Dana Insight SRI-Kehati Likuid (I-SRI Likuid) dapat menjadi salah satu alternatif bagi investor berprofil risiko agresif, mengingat portofolionya terdiri dari saham-saham berlikuiditas tinggi dan berdividen menarik, sejalan dengan karakteristik Indeks SRI Kehati sebagai indeks acuannya.

Sementara itu, bagi investor yang memiliki tingkat toleransi risiko lebih tinggi dan mengedepankan keyakinan (conviction-based investing), Insight Wealth dapat menjadi pilihan, dengan portofolio saham yang diseleksi secara aktif oleh manajer investasi.

“Dua reksa dana saham ini memiliki jejak kinerja yang kompetitif terhadap benchmark sehingga diharapkan mampu memanfaatkan peluang pemulihan pasar saham secara lebih terukur,” jelas Camar.

Baca Juga: Inovasi Keuangan Berkelanjutan Melalui Reksa Dana Peduli Bawa PT IIM Raih Penghargaan ESG

Meski demikian, Camar menekankan pentingnya penerapan strategi investasi yang terdiversifikasi dan disiplin. Sambil menunggu momentum entry level yang lebih optimal serta untuk menjaga volatilitas portofolio, reksa dana pasar uang tetap relevan sebagai instrumen pengelolaan likuiditas.

“Untuk reksadana pasar uang, I-Money menjadi solusi investasi yang relatif aman dan optimal dengan likuiditas terjaga. Begitupun dengan I-Mosy, reksadana syariah bagi investor dengan time-horizon pendek. Kedua reksa dana ini memiliki track record kinerja cemerlang yang mengungguli benchmark,” terang Camar.

“Disiplin alokasi aset dan pemilihan instrumen yang tepat akan menjadi kunci bagi investor dalam menghadapi dinamika pasar pada 2026,” pungkas Camar.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Global Bergejolak,...
Ekonomi Global Bergejolak, Stabilitas Pangan dan MBG Harus Dijaga
Rekomendasi
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Rissa Hipnotis Penonton...
Rissa Hipnotis Penonton Musiczone Okezone di Sarinah, Hipdut Bikin Semua Ikut Bergoyang
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Berita Terkini
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Modernland Realty Catat...
Modernland Realty Catat Laba Bersih Rp241,12 Miliar di 2025
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved