Ledakan AI Guncang Pasar Kerja Global, 40% Pekerjaan Manusia Terancam

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:47 WIB
loading...
Ledakan AI Guncang Pasar...
Para pekerja berjalan kaki menuju shelter transportasi umum saat jam pulang kantor di Jakarta, Rabu (28/5/2025). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Dana Moneter Internasional (IMF) mendesak pemerintah di seluruh dunia untuk mereformasi sistem pendidikan dan memperluas perlindungan pekerja seiring kecerdasan buatan (AI) membentuk ulang pasar tenaga kerja global. Lembaga itu memperingatkan dampak teknologi tersebut berpotensi meluas dan tidak merata.

IMF menilai perubahan cepat akibat AI berisiko memperlebar kesenjangan jika tidak diimbangi kebijakan yang tepat. Kekhawatiran mencakup hilangnya pekerjaan, penggusuran pekerjaan, penurunan peluang bagi kelompok rentan dan tekanan terhadap pekerja dengan keterampilan yang tidak lagi relevan.

"Hampir 40 persen pekerjaan global menghadapi gangguan dari kecerdasan buatan," tulis Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dalam sebuah postingan blog yang diterbitkan pada 14 Januari dikutip dari Chosun, Minggu (18/1/2026).

Baca Juga: Belum Ada Regulasi, Penggunaan AI Berpotensi Ancam Hak Asasi Manusia

Dalam tulisannya, Georgieva menyerukan “kebijakan proaktif dan komprehensif” untuk memastikan manfaat AI dapat dibagikan secara luas. Ia menilai kekhawatiran terkait hilangnya pekerjaan dan menyempitnya peluang ekonomi bagi kelompok tertentu kini “semakin akut”.



Penelitian terbaru IMF yang menganalisis jutaan lowongan pekerjaan daring menunjukkan satu dari 10 lowongan di negara maju dan satu dari 20 di negara berkembang kini mensyaratkan setidaknya satu keterampilan yang hampir tidak ada satu dekade lalu. Permintaan tersebut terutama didorong oleh peran profesional, teknis, dan manajerial, dengan kompetensi teknologi informasi menyumbang lebih dari separuh keterampilan baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Global, Gajah Tunggal Andalkan Efisiensi dan Inovasi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Tingkatkan Efektivitas...
Tingkatkan Efektivitas Layanan, Halodoc Andalkan AI untuk Dukung Dokter dan Pasien
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Rekomendasi
NewJeans Kembali Terseret...
NewJeans Kembali Terseret Kasus Plagiarisme, Lagu ETA Digugat di Amerika Serikat
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
Berita Terkini
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved