Rupiah Terseret Hampir Rp17 Ribu Imbas Thomas Djiwandono Masuk Bursa Deputi BI, Ini Kata Pengamat

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:56 WIB
loading...
Rupiah Terseret Hampir...
Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai sebagai salah satu penyebab kejatuhan rupiah. Namun berbeda menurut pengamat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai sebagai salah satu penyebab kejatuhan rupiah. Namun menurut pengamat, kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang saat ini tertekan dan hampir menyentuh level Rp17.000 dipengaruhi beberapa hal.

Pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi memberikan pembelaan bahwa pelemahan kurs rupiah murni disebabkan oleh komplikasi faktor eksternal dan internal, bukan akibat pencalonan Thomas Djiwandono. Baca Juga: Ringgit Mata Uang Paling Kuat di Asia, Rupiah 3 Terlemah

Secara eksternal, tekanan datang dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Greenland, perang dagang antara Uni Eropa dan China, hingga kebijakan tarif impor Presiden Trump yang mencapai 25%. Selain itu, ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed yang diprediksi tetap tinggi (higher for longer) menjadi faktor utama pelemahan mata uang global, termasuk Rupiah.



"Pelemahan mata uang rupiah itu bukan semata-mata karena Thomas Djiwandono mencalonkan diri sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, tetapi memang karena permasalahan yang sudah komplikasi, kontraksi baik secara eksternal maupun internal," jelas Ibrahim.

Baca Juga: Rupiah Babak Belur, Dolar AS Dekati Rp17.000 Hari Ini

"Masalah Thomas Djiwandono masuk ke jajaran Bank Indonesia ini pun juga hanya sedikit saja persentasenya tidak terlalu besar. Karena sebelum-sebelumnya Rupiah ini terus mengalami pelemahan," bebernya.

Dari sisi domestik, Ibrahim menyoroti pelebaran defisit neraca perdagangan hingga 3% dan penurunan pendapatan pajak sebagai beban nyata bagi rupiah saat ini. Ia menegaskan bahwa tren pelemahan ini sudah terjadi sejak awal tahun 2025 dan pelantikan Trump, jauh sebelum isu pencalonan Thomas mencuat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved